Amalan jama’ah haji ketika wuquf di ‘Arofah:

  1. Wuquf di ‘Arofah adalah rukun haji, tidak sah haji orang yang tidak wuquf di ‘Arofah, oleh karena itu yakinkan seyakin-yakinnya Anda berada di ‘Arofah, dengan melihat batas, bertanya kepada petugas, dll. Dan bagi yang berada di kemah-kemah resmi maka dia sudah berada di ‘Arafah.
  2. Boleh wuquf dalam keadaan berdiri, duduk, dan naik kendaraan, di dalam kemah maupun di luar kemah.
  3. Tidak disyaratkan wuquf dalam keadaan suci dan menghadap qiblat. Dan sah orang yang wuquf dalam keadaan tidur.
  4. Disunnahkan mengangkat tangan ketika berdoa di ‘Arofah dan menghadap qiblat.
  5. Tidak disyari’atkan menaiki Jabal Rohmah dan tidak disyari’atkan berdoa dan berdzikir secara berjama’ah. Masing-masing jama’ah haji berdoa dan berdzikir sendiri-sendiri seperti yang dilakukan Rosûlullôh shollallôhu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya.
  6. Hendaknya memperbanyak dzikir, talbiyah, dan berdoa kepada Allôh, karena sebaik-baik doa adalah doa di hari ‘Arofah. Termasuk dzikir adalah dzikir sore, membaca Al Qur’ân, tasbîh, tahlîl, takbîr, sholawat untuk Nabi shollallôhu ‘alaihi wa sallam, dll.
  7. Yang afdhol seorang muslim berdoa dengan do’a-do’a yang ada dalam Al Qur’ân dan Al Hadits, dengan memahami maknanya, dan boleh berdoa dengan selain bahasa Arab yang benar maknanya.
  8. Mintalah kepada Allôh kebaikan dunia dan akhirat. Kebaikan dunia seperti rezeki yang luas dan halal, istri yang sholihah, keturunan yang menyejukkan mata, ilmu yang bermanfaat, amal yang sholih dll. Kebaikan akhirat seperti selamat dari adzab setelah mati baik adzab kubur maupun neraka, selamat dari berbagai kesusahan setelah dibangkitkan di hari kiamat, mendapatkan surga, keridhoan Allôh, dll.
  9. Doakanlah dengan kebaikan untuk orang yang telah berwasiat kepadamu, dan doakanlah untuk kaum muslimin.
  10. Wuquf di ‘Arofah adalah kesempatan yang baik untuk bertaubat kepada Allôh dari segala dosa, memohon ampun kepadaNya, merendahkan diri dan mendekat kepadaNya, oleh karena itu jangan sia-siakan waktu wuquf yang hanya sebentar ini dengan berjalan-jalan, bercanda, banyak tidur, berfoto-foto dll.
  11. Anda dalam keadaan ihrôm, diharuskan untuk menjauhi larangan-larangan ihrôm, diantaranya mendatangi istri. Barangsiapa yang mendatangi istrinya dalam keadaan ihrom sebelum tahallul awal maka HAJINYA RUSAK, diharuskan menyelesaikan hajinya, diharuskan haji tahun depan, dan diharuskan menyembelih unta di Mekkah dan dibagikan dagingnya kepada orang-orang miskin disana.

Semoga Allôh mengampuni dosa kita, memasukkan kita ke dalam surgaNya, dan menyelamatkan kita dari nerakaNya.

Group WA HSI AbdullahRoy

Pembina :Ustadz Abdullah Roy, MA hafidzahullah

TINGGALKAN KOMENTAR