بسم الله الرحمن الرحيم
Berikut adalah kumpulan tanya-jawab (Non Audio) bagian kedua yang bersumber dari hsi.abdullahroy.com

usulan untuk soal2 ujian

Kamis, 29 September 2016

Dari: Nenden Maya

Pertanyaan:

اسلا م عليكم ustadz mohon maaf ana mau bertanya, mengapa akhir2 ini soal2 ujian di angkatan 161, yg ana alami sangat membingungkan krn soal2nya menanyakan yg benar, tp disitu soal yg benar ada 2 point, ketika ana pilih satu yg dianggap ana benar, krn masuk dalam pembahasan materi, eeh ternyata salah..
mohon maaf tadz, apakah bisa untuk penyusunan soal2 ulangan harian maupun mingguan bahasanya tidak terlalu muter2 dan dibuat jebakan2? sangat menyulitkan untuk peserta usia 40 tahun ke atas tampaknya..krn selain daya pikir sudah lamban, juga kecepatan mata dan tangan sudah tidak sinkron lagi..demikian usulan ana, syukron-jazakallah khoir

Jawaban:

Wa‘alaikumsalam. Baik bu, in syaa Allah nanti akan tim perbaiki. Jazaakillahukhairan atas sarannya.

 

 

mutawaathir.

Kamis, 29 September 2016

Dari: Naisa

Pertanyaan:

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
dalam silsilah ilmiyyah 03 :memgenal Rosullah .

disti ada perkataan (mencapai derajat mutawathit)
maksdnya mutawaathir itu apa ya Ustadz. mohon penjlsannya anaa blm faham…

Jawaban:

Wa‘alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Haditsnya banyak yang meriwayatkan.

 

 

mengenal Muhammad sebagai nabi terakhir

Kamis, 29 September 2016

Dari: Woro Suhartiwi

Pertanyaan:

assalamu‘alaikum. Mengetahui bahwa Muhammad adalah nabi terakhir termasuk perkara yang diketahui secara darurat dalam agama islam. Apa maksud perkara yang diketahui secara darurat? Syukron

Jawaban:

Wa‘alaikumsalam. Artinya ini adalah ilmu yang semua umat Islam mengetahuinya, baik ulamanya maupun orang-orang awamnya.

 

 

kritikan tentang soal hsi

Kamis, 29 September 2016

Dari: Jasmeini

Pertanyaan:

Assalamu‘alaykum ustadz,
Ana seorang ibu rumah tangga berusia 53thn.
alhamdulillah ana sangat bersyukur bisa masuk anggota grup hsi, tp ana minta janganlah slalu membuat soal yg ada kecualinya.
Klau ada soal yg memakai kecuali, ana sering salah, krn fokus membaca pertanyaan saja, tanpa terpikir ada kecualinya..
syukran ustadz, jazakumullahu khayran

Jawaban:

wa‘alaikumsalam. Baik bu, in syaa Allah akan diperbaiki lagi oleh TIM. Jazaakillahukhairan atas sarannya.

 

 

larangan membangun mesjid diatas kuburan

Sabtu, 8 Oktober 2016

Dari: Titin Fitria

Pertanyaan:

Assalamu‘alaikum ustadz. Sesuai dengan materi hari ini, 5hari menjelang rasulullah shallallahu‘alaihi wa salam wafat beliau melarang membangun mesjid diatas kuburan para nabi. Bagaimana dengan mesjid nabawi yang kita saksikan hari ini?Didalamnya ada kuburan nabi dan sahabat, mohon penjelasannya ustadz.Jazakallahu khair

Jawaban:

Wa‘alaikumsalam.

Letak kuburan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah di kamar istrinya, Aisyah radhiyallahu ‘anha, yang letaknya ada disisi luar masjid Nabawi ketika itu. Dan hal ini tetap berlaku, meski dilakukan perluasan masjid Nabawi sampai saat ini. Yaitu tetap dikatakan bahwa kuburan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ada didalam kamar Aisyah radhiyallahu ‘anha, bukan didalam masjid. Hal ini berbeda dengan sikap sebagian kaum muslimin yang sengaja memasukkan kuburan kedalam masjid (yang asalnya tidak ada kuburannya) atau membangun masjid diatas kuburan (dengan tetap mempertahankan bangunan kuburan didalam masjid). Yang itu semua merupakan wasilah (perantara) menuju kesyirikan. Allahul musta‘an.

Wallahu a‘lam.

Tim HSI Menjawab
Ridwan Arifin, BA

 

 

HR muslim ttg larangan mendirikan/mjdkn kuburan nabi2 sbg tmp ibadah atau masjid (krn pintu kesyirikan)

Sabtu, 8 Oktober 2016

Dari: Kartika Setyarini

Pertanyaan:

Lalu bgmn dg masjid Nabawi di Madinah dimana tdp makam Rasulullah & bbrp sahabat beliau? Mohon penjelasannya, terima kasih

Jawaban:

Letak kuburan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah di kamar istrinya, Aisyah radhiyallahu ‘anha, yang letaknya ada disisi luar masjid Nabawi ketika itu. Dan hal ini tetap berlaku, meski dilakukan perluasan masjid Nabawi sampai saat ini. Yaitu tetap dikatakan bahwa kuburan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ada didalam kamar Aisyah radhiyallahu ‘anha, bukan didalam masjid. Hal ini berbeda dengan sikap sebagian kaum muslimin yang sengaja memasukkan kuburan kedalam masjid (yang asalnya tidak ada kuburannya) atau membangun masjid diatas kuburan (dengan tetap mempertahankan bangunan kuburan didalam masjid). Yang itu semua merupakan wasilah (perantara) menuju kesyirikan. Allahul musta‘an.

Wallahu a‘lam.

Tim HSI Menjawab
Ridwan Arifin, BA

 

 

Halaqah 161

Kamis, 29 September 2016

Dari: Jasmeini

Pertanyaan:

Assalamu‘alaykum ustadz,
Klo membuat pertanyaan utk ana janganlah pakai kecuali2 ?
Salah terus ana menjawabnya, krn slalu ga kepikiran kecualinya, 🙁

Jawaban:

wa‘alaikumsalam. Baik, smg nnt ada perbaikan dari TIM. Jazaakillahukhairan atas sarannya.

 

 

pemimpin kafir

Sabtu, 15 Oktober 2016

Dari: Novianti Sulistyowati

Pertanyaan:

Assalamualaikum

Ustadz, ana warga dki, saat ini akan diadakan pemilihan gubernur, dimana salah satu kandidatnya adalah non muslim dan waullahualam untuk kemenangannya (ana teringat salah satu ayat di surat al maidah tentang pemimpun kafir). Ana khawatir, kalau kandidat tersebut menang, namun ana juga bingung untuk mengikuti pemilihan ini. Jika ana tudak memilih, ana merasa mempunyai kontribusi pemenangannya, jika ana memilih setidaknya ana berusaha agar pemimpin non muslim tidak terpilih. Bagaimana ana harus bersikap ustadz?

Jawaban:

Wa‘alaikumsalam Warahmatullah Wabarakatuh.
Mohon maaf, untuk saat ini Kami hanya menerima pertanyaan yg berkaitan dg materi halaqah.

Tim HSI Menjawab

 

 

Terima Kasih

Jumat, 30 September 2016

Dari: Indah Elmi Cahyati

Pertanyaan:

Bismillaah
Jazaakumullaah khayran katsiiron
Saya melihat ada pperubahan pada pembuatan soal, yang tadinya begitu berbelit dan terjadi bbrapa kata dobel yang sering membingungkan peserta, KINI menjadi soal2 yang simpel dan mudah dijawab, Semoga dengan ini akan menambah semangat peserta untuk belajar, mengerjakan soal harian dan soal2 evaluasi lainnya ..
Baarakallaahufiikum

Jawaban:

Wa fiikum baarakallahu. Semoga ke depan lebih baik.

 

 

hari baik pernikahan

Sabtu, 15 Oktober 2016

Dari: Sumarwan

Pertanyaan:

assalamu‘alaikum ustadz, saya mau bertanya.saya dan calon istri saya sebentar lagi akan menikah.tp keluarga istri meminta hari akadnya ditentukan berdasarkan weton, dan perhitungan2 lainnya agar nantinya pernikahan bisa langgeng.
1.bagaimana kami menyikapinya?, padahal kami sudah menjelaskan bahwa semua hari itu baik
2.apakah ini termasuk kesyirikan?
3.apakah jika hati kami meyakini bahwa semua hari sama saja baiknya, kecuali yg terdapat dalilnya.tp kami menuruti keinginan mereka melangsungkan pernikahan pada hari tersebut, apakah kami sama saja ridho dg hal tersebut,? apa kami jg termasuk melakukan kesyirikan.?bagamana solusinya ustadz?

Jawaban:

Wa‘alaikumsalam Warahmatullah Wabarakatuh.
Mohon maaf, untuk saat ini Kami hanya menerima pertanyaan yg berkaitan dengan materi halaqah.

Tim HSI Menjawab

 

 

apakah semua perkataan nabi wahyu ?

Kamis, 20 Oktober 2016

Dari: Rudi Prasetyo

Pertanyaan:

Assalamualaikum, ustadz ,,ana msh blm paham ,,mengenai surah an najm 3-4 ,,yg menjelaskan rasulullah sholallahu‘alaihiwasalam tidak berkata dg hawa nafsunya,,melainkan semua dari wahyu ,,, ,,sedang terdapat riwayat rasulullah sholallahu‘alaihiwasalam ,,sewaktu melihat kaumnya mengawinkan lurma,,rasulullah mengatakan agar tidak d kawinkan dg bamtuan manusia ,dan ternyata hasilnya sdikit,, lalu rasulullah mengatakan,,itu hanya pendapatku saja,,, lalu bagaimana dg surah an najm 3-4 berkaitan dg hal tsbt ? ,, syukron ustadz

Jawaban:

Wa‘alaikumSalam.
Penjelasannya kita bagi dalam 2 segi : Pertama dari segi tugas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai penyampai wahyu syari‘at dari Allah untuk manusia & jin. Maka, dalam hal ini Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah berkhianat menyembunyikan amanah Allah, apalagi berkata dengan hawa nafsunya. Nah, disini berlakulah penjelasan Qs. An-Najm : 3-4.
Kedua, dari segi kondisi fitrah Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam selaku manusia biasa. Maka, dalam hal ini, tidak menutup kemungkinan Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bisa berbuat salah. Namun, Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam tidak dibiarkan dalam kesalahan. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam segera diluruskan dari kesalahan tadi karena Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam masih dalam penjagaan Allah. Nah, inilah yang terjadi pada kisah penduduk Madinah tadi, dan kisah lainnya.

Intinya, untuk urusan pemanfaatan duniawi, Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menyerahkan kepada ummat. Adapun urusan agama dan akhirat, ummat harus mengambil dari Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam. Karena Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam adalah orang yang paling bertakwa dan paling takut kepada Allah.

Wallahu a‘lam.

Tim HSI Menjawab
Ridwan Arifin, BA

 

 

tanya hukum dan kayfiat ,membadalkan sholat orang yg sedang sakit tidak sadar/koma

Sabtu, 15 Oktober 2016

Dari: Cipto Sulistiyono

Pertanyaan:

Assalamu‘alaykum warahmatullah wabarakatuh
Ustad, bagaimana hukum dan kayfiat membadalkan sholat orang yang sedang sakit dan tidak sadar/koma, saudara ada yang sakit dan dirawat di RS

Jawaban:

Wa‘alaikumsalam Warahmatullah Wabarakatuh.
Mohon maaf, untuk saat ini Kami hanya menerima pertanyaan yg berkaitan dengan materi halaqah.

Tim HSI Menjawab

 

 

Definisi Masjid

Sabtu, 15 Oktober 2016

Dari: Taufan Yuristianto Soeripto

Pertanyaan:

Bismillah
Ustad, apakah mushola (tempat sholat) di platform offshore tempat saya bekerja yg sejak awal memang diperuntukan sebagai mushola dan tidak dipakai untuk selain itu, dimana selalu ditegakkan solat 5 waktu, kajian islam, dan kegiatan ibadah lainnya, sudah masuk kategori masjid sehingga bisa melaksanakan sunnah solat tahiyatul masjid, ataupun itikaf..?
JazakAllohu khoir

Jawaban:

Mohon maaf, untuk saat ini Kami hanya menerima pertanyaan yang berkaitan dengan materi halaqah.

Tim HSI Menjawab

 

 

pernikahan

Sabtu, 15 Oktober 2016

Dari: Yulia Gustimar Eliza

Pertanyaan:

Assalamualaikm.wr.wr
Bolehkah seorang perempuan menunda pernikahan sampai umur 30 th…
karena alasan ingin meraih cita-cita?

Salam wdya 22 th

Jawaban:

Wa‘alaikumsalam Warahmatullah Wabarakatuh.
Mohon maaf, untuk saat ini Kami hanya menerima pertanyaan yang berkaitan dengan materi halaqah.

Tim HSI Menjawab

 

 

orang yang tidak pernah punya kebaikan

Sabtu, 15 Oktober 2016

Dari: NURKHOLID ASHARI

Pertanyaan:

Assalamu‘alaikum Ustadz, pada silsilah ilmiyah 5.3, halaqah 64, disebutkan Allah mengeluarkan segenggam orang2 yang tdk pernah punya kebaikan dari neraka

yang saya tanyakan, apa makna tidak pernah punya kebaikan & apakah mrk dari orang2 muslim/ orang kafir?
barakallaahu fiikum

Jawaban:

Wa‘alaikumsalam.
Mereka masih muslim. Itu sebabnya Allah Ta‘ala mengeluarkan mereka dari neraka. Karena seorang muslim tidak kekal di neraka, bila ditakdirkan masuk kedalamnya.
Adapun makna “tidak memiliki kebaikan” adalah amalan yang mereka perbuat jauh dari kesempurnaan, tidak sebagaimana yang diperintahkan. Hal ini sebagaimana penjelasan Imam Ibnu Khuzaimah dalam kitabnya, At-Tauhid (2/732).

Wallahu a‘lam.

Tim HSI Menjawab
Ridwan Arifin, BA

 

 

Hewan Qurban

Jumat, 30 September 2016

Dari: Abu Abdillah

Pertanyaan:

Assalamu‘alaykum Ustadz…. sy sepakat LDII itu firqoh sesat, lalu bagaimana dengan binatang semblihannya?
apakah qurbannya sah? syukron atas jawabannya

Jawaban:

wa‘alaikumsalam. Mereka saudara kita se Islam, qurbannya sah bila terpenuhi syaratnya.

 

 

Qurban buat yg telah meninggal.

Jumat, 30 September 2016

Dari: Frince Madona Mangolo

Pertanyaan:

Assalamu‘alaikum. Apakah kita boleh melakukan qurban dengan atas nama orang yg telah meninggal dunia?. Terima kasih atas jawabannya. Jazakumullah khair.

Jawaban:

wa‘alaikumsalam. Boleh kita menyembelih hewan kurban atas nama orang yang sudah meninggal karena berkurban masuk dalam keumuman shadaqah, dan shadaqah atas nama orang yang sudah meninggal disyari‘atkan . Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
Artinya : Jika mati seorang manusia maka terputuslah amalannya kecuali dari 3 perkara :Shadaqah yang mengalir , dan ilmu yang bermanfaat , dan anak shalih yang mendoakan untuknya . ( HR. Muslim )
Demikianlah Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah (11/417-418).

 

 

Pintu surga

Jumat, 30 September 2016

Dari: Alfanur Riha

Pertanyaan:

Dalam suatu pembahasan materi, disebutkan Rasulullah shallallahualaihiwasallam yang akan pertama kali membuka pintu surga, dan dalam pembahasan selanjutnya, disebutkan bahwa pintu pintu surga dibuka setiap bulan Ramadhan. Bagaimana penjelasan antara hubungan ke 2 hadits tersebut diatas.?

Jawaban:

“Rasulullah shallallahualaihiwasallam yang akan pertama kali membuka pintu surga” maksudnya ketika kelak akan dimasuki penduduk surga.

 

 

Allah ada dimana ma?

Minggu, 16 Oktober 2016

Dari: Maharani

Pertanyaan:

Tolong koreksi ustadz penjelasan saya untuk menjawab pertanyaan anak-anak.

Allah Ta‘ala bersemayam di atas kursi, kursi Allah berada di atas arsy, dibawah arsy ada air dan langit, langitnya berlapis tujuh. Dan kuasa Allah Ta‘ala meliputi langit dan bumi.

Jazakallahu khoiroon

Jawaban:

Na‘am.
Perlu diketahui, kursi Allah berbeda dengan Arsy-Nya. Sehingga pernyataan yang benar adalah Allah Ta‘ala bersemayam diatas arsy. Dibawah arsy terdapat air. Kemudian kursi Allah. Kemudian langit-langit yang berlapis tujuh. Dan kekuasaan dan ilmu Allah meliputi segala hal.

Wallahu a‘lam.

Tim HSI Menjawab
Ridwan Arifin, BA.

 

 

Nazar …apakah ibadah (yang dibenci)?

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Zuhrian Arifsyah

Pertanyaan:

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ ‎
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

ustadz, mhn pencerahannya. Dalam materi halaqah kemarin antum sampaikan bahwa nazar adalah salah satu ibadah, karena Allah memuji orang yang menunaikan nazarnya.

Yang membuat ana bingung adalah adanya beberapa hadits shahih dari rasulullah yg menyatakan bahwa nazar adalah sesuatu yang terlarang dan dibenci. Diantaranya adalah hadits berikut ini :

نَهَى النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – عَنِ النَّذْرِ قَالَ « إِنَّهُ لاَ يَرُدُّ شَيْئًا ، وَإِنَّمَا يُسْتَخْرَجُ بِهِ مِنَ الْبَخِيلِ »
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang untuk bernazar, beliau bersabda: ‘Nazar sama sekali tidak bisa menolak sesuatu. Nazar hanyalah dikeluarkan dari orang yang bakhil (pelit)’.” (HR. Bukhari no. 6693 dan Muslim no. 1639)

Untuk hal ini, ana mohon pencerahannya ya ustadz…apakah nazar itu adalah suatu ibadah yg allah cintai atau bukan? Dan apakah kita boleh bernazar utk mengharap sesuatu hajat?

جَزَاك اللّهُ خَيْرًا  ustadz
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
iya, dari hadits tersebut para ulama menjelaskan bahwa hukum nadzar adalah makruh, dan tidak dianjurkan untuk dilakukan oleh seorang yang beriman.
Ia dikatakan bakhil, karena seolah hanya melakukan ibadah (yang ia nadzarkan) kalau mendapatkan nikmat yang ia inginkan.

adapun kalau seseorang ingin bernadzar, maka nadzarnya tersebut harus karena Allah, dan wajib baginya menunaikannya. Dan inilah yang dipuji oleh Allah -subhanahu wata‘ala-.
Wallahu A‘lam

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

Hukum tidak membayar iuran BPJS

Sabtu, 15 Oktober 2016

Dari: Komariah Hamdi

Pertanyaan:

Penanya : Komariah Hamdi
Assalammualaikum pak Uztad,
cerita dulu ya sedikit, awalnya ada yg masuk bjjs..bayar setiap bulan, kemudian ada berita kl bpjs itu hukumnya belum jelas, jadi pembayaran iuran bpjs di stop, na…otomatis tidak bisa lagi menggunakan kartu bpjs karena sudah diblokir, dalam artian tidak bisa berobat lagi dengan menggunakan bpjs. Setelah 10 bulan tidak membayar iuran bpjs, namun pihak bpjs mengatakn bahwa selama 10 bulan tidak bayar itu termasuk hutang. mau keluar dari bpjs katanya tidak boleh, jadi bagaimana ini hukumnya pak Uztad kl kita tidak mau bayar iuran bpjs itu. kan setelah kita tidak bayar iuran secara otomatis tidak bisa berobat artinya kita tidak menggunakan fasilitas bpjs. dimana letak kita masih terhutang itu. gimana hukumnya kl kita tidak mau bayar yang dikatakan pihak bpjs itu hutang. Syukron

Jawaban:

Wa‘alaikumsalam.
Mohon maaf, untuk saat ini Kami hanya menerima pertanyaan yang ada kaitannya dengan materi halaqah.

Tim HSI Menjawab.

 

 

RESEPSI PERNIKAHAN PADA TANGGAL 9 ZULHIJJAH/HARI AROFAH

Sabtu, 15 Oktober 2016

Dari: Muhammad Dana Sasmita

Pertanyaan:

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Ustadz, Tetangga Ana melaksanakan resepsi pernikahan putrinya pada tanggal 9 zulhijjah/hari arofah, bertempat dihotel mewah dikota Ana, dan seluruh warga diundang pada resepsi pernikahan itu, padahal sebagian besar warga sedang melakukan puasa arofah
Mohon pencerahan ustadz apakah undangan resepsi yang juga sarat dengan musik musik itu tetap harus dipenuhi ataukah tidak.
Syukron Jazakallohu khoiyron
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
Mohon maaf, saat ini Kami hanya menerima pertanyaan yang terkait dengan materi halaqah.

Tim HSI Menjawab.

 

 

kapan reski seorang manusia ditulis?

Sabtu, 15 Oktober 2016

Dari: Lil Yusra

Pertanyaan:

Assalamua‘laikum
Dalam kajian ust abdullah roy, nabi mengatakan bahwa reski seseorang ditulis jauh sebelum langit dan bumi diciptakan
Sementara dalam hadits lain dikatakan bahwa reski seseorang ditulis oleh malaikat saat roh ditiupkan…
Bagaimana memahaminya ust?
Jazakallahu khair..

Jawaban:

Wa‘alaikumsalam.
Catatan rezeki yang ditulis oleh Malaikat saat meniupkan ruh, itulah diantara yang tercatat di Lauhul Mahfuz, jauh sebelum penciptaan langit dan bumi.

Wallahu a‘lam

Tim HSI Menjawab
Ridwan Arifin, BA

 

aqiqah

Minggu, 16 Oktober 2016

Dari: Taufik Amaludin

Pertanyaan:

Saya tinggal di daerah kalimantan barat..apakah boleh bila saya mengaqiqahkan anak saya di daerah jawa..sedangkan domisili saya di kalimantan..?.syukron atas jawabanny ustad

Jawaban:

Mohon maaf, saat ini Kami hanya menerima pertanyaan yang sesuai dengan materi halaqah.

Tim HSI Menjawab

 

 

HSI 5.59 Silsilah Ilmiyah Beriman kepada hari akhir tentang ‘Ash Shiroth‘: Kalimat yang membuat marah Allah

Minggu, 16 Oktober 2016

Dari: umm Adam de Waal

Pertanyaan:

Assalamu‘alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh,
ustadz Abdulah Roy,
pada halaqah HSI 5.59 ini anda sebutkan ‘Rasulullah shallallau ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya “Sungguh seorang hamba mengucapka sebuah kalimat yang membuat marah Allah dan hamba tersebut tidak menganggap penting kalimat itu, dia jatuh dengan sebab ucapan tadi ke dalam jahanam.” [HR Bukhari].
anaa ingin sekali terhindar dari marah Allah, mohon penjelasannya ‘sebuah kalimat yang membuat marah Allah dan hamba tersebut tidak menganggap penting‘ maksudnya ‘kalimat‘ apa/yang mana ya yang dimurkai Allah? yang membuat Allah marah? jazaakallahu khayran.

Jawaban:

Wa‘alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Kalimat / ucapan yang dimurkai oleh Allah adalah yang terkandung didalamnya unsur kemaksiatan, atau kesyirikan, atau kekufuran. Karena pada unsur-unsur tersebut, Allah amat membencinya dan membenci pelakunya, dan bahkan pelakunya diancam dengan api neraka bila tidak bertaubat. Contohnya : ghibah, namimah, dsb

Semoga Allah menyelamatkan kita dari hal-hal yang membuat Allah marah. Amin.

Wallahu a‘lam.

Tim HSI Menjawab
Ridwan Arifin, BA

 

 

jual beli

Minggu, 16 Oktober 2016

Dari: Aris Pratama

Pertanyaan:

assalamualaikum ustadz

sayang ingin bertanya masalah penjualan/berdagang demgan cara seperti di bawah ini, apakah masuk dalam kategori ghoror dan riba.

Client minta penawaran harga dr DD ➡ DD minta quote ke vendor ➡ setelah dpt quote, DD markup harga (ambil margin) dr quote vendor ➡ submit ke client harga yg sdh di markup ➡ nego ➡ PO release ➡ DD beli brg ke vendor ➡ proses invoice ➡ payment

mohon penjelasannya ya ustadz

Jawaban:

Wa‘alaikumsalam.
Mohon maaf, saat ini Kami hanya menerima pertanyaan yang terkait dengan materi halaqah.

Tim HSI Menjawab.

 

 

Perbuatan baik dan buruk

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Muhammad Agung Prabowo

Pertanyaan:

Assalamu‘alaikum wr wb
Mohon penjelasan mengenai “Perbuatan manusia yang baik maupun buruk diatur oleh Alloh” jika dihubungkan dengan kebebasan memilih manusia. Apakah yg dimaksud sudah ditentukan 50 ribu tahun sebelum diciptakan adalah tiap detik dan langkah manusia ini sudah ditentukan, dan tidak ada peran aktif manusia.
Terimakasih
Wassalu‘alaikum wr wb

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته…
Allah -subhanahu wata‘ala- telah menentukan takdir setiap makhluknya. Akan tetapi hal tersebut tidaklah menafikan usaha dan perbuatan manusia. Karena Allah juga memberikan kemampuan kepada manusia untuk memilih dan melakukan apa yang ia inginkan.
Allah -subhanahu wata‘ala-berfirman:
لِمَن شَآءَ مِنكُمْ أَن يَسْتَقِيمَ {28} وَمَاتَشَآءُونَ إِلآَّ أَن يَشَآءَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ {29}

“(yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus. Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.”(QS. At Takwiir:28-29)
Wallahu A‘lam

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

durhaka pada suami

Minggu, 16 Oktober 2016

Dari: Thalia Andini Budikamuli Najar

Pertanyaan:

afwan ustadz ana ingin bertanya apakah istri durhaka pada suami ketika istri minta hutang dan suami marah lalu istri minta pulang ke rumah ortu nya lalu suami bilang pulang sana kamu 2 minggu di rumah ortu mu dasar istri durhaka

jazakillah ustadz

Jawaban:

Wa‘alaikumsalam.
Mohon maaf, saat ini Kami hanya menerima pertanyaan yang terkait dengan materi halaqah.

Tim HSI Menjawab.

 

 

Perbuatan Baik dan Buruk Manusia

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Ahmad Ghiffari

Pertanyaan:

بسم الله السلام عليكم أستاذ

Saya ingin menanyakan pertanyaan ujian mingguan Halaqoh Minggu Pertama Silsilah Mengenal Allah Ta‘ala, dimana dijelaskan pada jawaban bahwa perbuatan Baik dan Buruk seorang manusia adalah semata2 kehendak Allah. Sayangnya penjelasan ini terlalu pendek (karena cuma ditulis Allah saja) tanpa penjelasan lebih, karena saya pernah mendengar ada istilah golongan Jabariyah (dimana orang golongan ini semata2 menyadarkan kejadian semua kepada Allah tanpa ada upaya sedikitpun dari manusia). Mohon penjelasan lebihnya atas pertanyaan yang dimaksud?

جزاكم الله خيرا
بارك الله فيكم أستاذ

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته…
Allah -subhanahu wata‘ala- telah menentukan takdir setiap makhluknya. Akan tetapi hal tersebut tidaklah menafikan usaha dan perbuatan manusia. Karena Allah juga memberikan kemampuan kepada manusia untuk memilih dan melakukan apa yang ia inginkan.
Allah -subhanahu wata‘ala-berfirman:
لِمَن شَآءَ مِنكُمْ أَن يَسْتَقِيمَ {28} وَمَاتَشَآءُونَ إِلآَّ أَن يَشَآءَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ {29}

“(yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus. Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.”(QS. At Takwiir:28-29)
Wallahu A‘lam

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

Taqdir

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Didi Ramyadi

Pertanyaan:

Bismillaah, ‘afwan tanya ustadz, ana yg faqir ini mohon penjelasan ustadz, terkait jawaban yg menyatakan “perbuatan manusia yg baik maupun yg buruk diatur oleh Allah”,,,jika demikian bukankah ini termasuk keyakinan yg batil dr firqah sesat Qadariyyah? Yaitu menyandarkan semua perbuatannya termasuk perbuatan buruk/maksiat, karena kehendak Allah?,,, mohon penjelasan ustadz, krn ana betul2 sulit memahami ttg taqdir, acap terjadi perbedaan antara ustadz ketika menyampaikan materi ttg taqdir, syukran, jazaakallaahu khayran wabaarakallaahu fiyk,,,

Jawaban:

Allah -subhanahu wata‘ala- telah menentukan takdir setiap makhluknya. Akan tetapi hal tersebut tidaklah menafikan usaha dan perbuatan manusia. Karena Allah juga memberikan kemampuan kepada manusia untuk memilih dan melakukan apa yang ia inginkan.
Allah -subhanahu wata‘ala-berfirman:
لِمَن شَآءَ مِنكُمْ أَن يَسْتَقِيمَ {28} وَمَاتَشَآءُونَ إِلآَّ أَن يَشَآءَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ {29}

“(yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus. Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.”(QS. At Takwiir:28-29)
Wallahu A‘lam

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

perbuatan manusia baik dan buruk

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Mery Handani

Pertanyaan:

afwan ana mau tanya, mengenai penjelasan jawaban evaluasi mingguan silsilah kedua, bahwa perbuatan manusia itu baik dan buruk sesuai kehendak Allah. Mohon dijelaskan agar lebih paham..

Jawaban:

Allah -subhanahu wata‘ala- telah menentukan takdir setiap makhluknya. Akan tetapi hal tersebut tidaklah menafikan usaha dan perbuatan manusia. Karena Allah juga memberikan kemampuan kepada manusia untuk memilih dan melakukan apa yang ia inginkan.
Allah -subhanahu wata‘ala-berfirman:
لِمَن شَآءَ مِنكُمْ أَن يَسْتَقِيمَ {28} وَمَاتَشَآءُونَ إِلآَّ أَن يَشَآءَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ {29}

“(yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus. Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.”(QS. At Takwiir:28-29)
Wallahu A‘lam

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

Hadist

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Junita

Pertanyaan:

Ustadz.. Tentang hadist yang Manusia itu tidak akan meninggal jika rezkynya belum sempurna..? ITU hadist nya APA ? Dan bgmn kesohehannya.. Mohon Bantu pencerahannya.. Syukron

Jawaban:

Hadits tersebut shahih.
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ الله رضى الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ الله -صلى الله عليه وسلم- «أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا الله وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ فَإِنَّ نَفْسًا لَنْ تَمُوتَ حَتَّى تَسْتَوْفِىَ رِزْقَهَا وَإِنْ أَبْطَأَ عَنْهَا فَاتَّقُوا الله وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ خُذُوا مَا حَلَّ وَدَعُوا مَا حَرُمَ».

Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu berkata: ‘Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Wahai manusia, bertakwalah kalian kepada Allah dan perbaikilah di dalam mencari (rezeki), karena sesungguhnya setiap yang yang bernyawa tidak akan pernah mati sampai dia menyempurnakan rezekinya, meskipun kadang terlambat datang untuknya, maka bertakwalah kalian kepada Allah dan perbaikilah dalam mencari (rezeki), (yaitu) ambillah apa yang telah dihalalkan tinggalkanlah apa yang telah diharamkan.”
(HR. Ibnu Majah, dishahihkan oleh syaikh Al Albani).

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

Non muslim ikut qurban

Minggu, 16 Oktober 2016

Dari: Muhammad Bakri

Pertanyaan:

Ust. Kalau ada orang non muslim ikut dalam kelompok 7 orang ikut qurban sapi (salah satunya non muslim ,
Itu giman hukumnya ustad ???

Jawaban:

Mohon maaf, saat ini Kami hanya menerima pertanyaan yang terkait dengan materi halaqah.

Tim HSI Menjawab.

 

 

Hukum mlm dalam islam

Minggu, 16 Oktober 2016

Dari: Titin Fitria

Pertanyaan:

Assalamu‘alaikum warohmatullahi wabarokatuh
ustadz saya mau tanya bagaimana hukum bisnis mlm dalam islam.
jazakallah atas jawabannya.

Jawaban:

Wa‘alaikumsalam warahmatullah wabarakutuh
Mohon maaf, saat ini Kami hanya menerima pertanyaan yang terkait dengan materi halaqah.

Tim HSI Menjawab.

 

 

Tentang nadzar

Minggu, 16 Oktober 2016

Dari: Lukman Mubarok

Pertanyaan:

apakah ketika seseorang di awal tahun mulai menabung agar nanti dzulhijjah bisa berkurban, itu bisa tergolong nadzar?

Jawaban:

Hal tersebut tidak termasuk nadzar. Karena nadzar memiliki susunan kalimat syarat : Bila saya memperoleh ini, nanti saya akan melakukan itu, dst.

Dan justru dengan menabung, ia sedang berusaha agar keinginannya untuk menyembelih terwujud.

Wallahu a‘lam

Tim HSI Menjawab.
Ridwan Arifin, BA

 

 

Menyikapi sifat Malaikat

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Muhammad Hamidi Ishack

Pertanyaan:

Assalamu‘alaikum…

Ustadz afwan mengganggu… ana mau bertanya…

Jika di sebutkan dalam sebuah hadits malaikat itu memiliki telinga dan pundak atau selainnya. Apakah kita berlakukan juga sebagaimana kita meyakini sifat Allah. Jadi kita katakan “Malaikat memiliki telinga namun tidak sama dengan telinga manusia”. Atau bagaimana ustadz? Mohon penjelasannya…

Jazakallahu khairan…

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam..
Iya, seperti itu.
Wallahu A‘lam

 

 

Hadits tentang suara sendal bilal

Rabu, 24 Agustus 2016

Dari: Afzal Moezakkiy BAhrun

Pertanyaan:

بسم الله السلام عليكم أستاذ

Saya pernah mendengar dan membaca tentang hadits yang mengatakan Bilal mendahului Nabi di Surga karena Nabi mendengar suara sandal beliau. Bagaimana makna hadits ini disesuaikan dengan hadits pada halaqoh 68 HSI 5.2 tentang pintu surga yang hanya dibuka pertama kali oleh Rasulullah?

جزاكم الله خيرا
بارك الله فيكم أستاذ

Jawaban:

وعليكم السلام

Pada hari kiamat nanti, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah orang yang masuk surga pertama kali karena pintu surga tidak diizinkan dibuka terlebih dahulu untuk siapapun kecuali untuk Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam.
Adapun hadits bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendengar suara sendal Bilal radhiyallahu ‘anhu di surga, maka hal ini tidak menunjukkan bahwa Bilal radhiyallahu ‘anhu mendahului Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ke surga. Hadits ini hanya menunjukkan keutamaan Bilal radhiyallahu ‘anhu dan keutamaan amalan sholat dua raka‘at setiap habis wudhu yang rutin dikerjakan.
Wallahu a‘lam.
________________
Ridwan Arifin, BA
Tim HSI Menjawab

 

 

tentang nazar

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Ifdhal

Pertanyaan:

dalam materi dikatakan nazar otu wajib,..maksudnya menunaikan nazar ya ustadz? krn oernah dengar…nazar kurang disukai…barakallahu fik..

Jawaban:

Iya, yang wajib itu menunaikan nadzar tersebut.
Wallahu A‘lam

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

 

Cara membedakan “perbuatan dosa besar ” dengan “perbuatan syirik besar/kecil”.

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Sudaryanto

Pertanyaan:

Assalaamu‘alaikum ya ustadz
Afwan ustadz, apakah ada cara yang mudah untuk membedakan suatu perkara merupakan “perbuatan dosa besar ” dengan “perbuatan syirik besar/kecil”.
Mohon pencerahan ustadz, jajakallaahu khoiron.

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam..

Diantara cara mengetahui perbedaan antara dosa besar, syirik besar dan kecil, dilihat dari balasan yang didapatkan pelakunya, sebagai contoh (secara singkat) :

*Dosa besar; pelakunya diancam siksa yang pedih di akhirat, dan mendapatkan hukuman (sebagai ganjaran perbuatannya) di dunia. Seperti zina, mencuri, dll.

*Syirik besar; pelakunya tidak akan diampuni oleh Allah bila ia mati dalam keadaan belum bertaubat. Dan kesyirikannya tersebut akan meruntuhkan semua amalannya dan dianggap keluar dari Islam.

*Syirik kecil; semua bentuk kesyirikan selain syirik besar (yang tidak mengeluarkan pelakunya dari Islam).
Syirik kecil, dosanya lebih besar daripada dosa besar, akan meruntuhkan amalan yang menyertainya.

Wallahu A‘lam
Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

perbedaan dosa besar, syirik kecil dan syirik besar

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Liana

Pertanyaan:

Bismillah, min fadhlikum ustadz..ana mau tanya…ana masih bingung perbedaan antara dosa besar, syirik kecil dan syirik besar…kapan suatu amalan itu dihukumi sebagai dosa besar, syirik kecil atau syirik besar? Mohon pencerahannya ustadz…
Syukron alahtimaamikum…

Jawaban:

Diantara cara mengetahui perbedaan antara dosa besar, syirik besar dan kecil, dilihat dari balasan yang didapatkan pelakunya, sebagai contoh (secara singkat) :

*Dosa besar; pelakunya diancam siksa yang pedih di akhirat, dan mendapatkan hukuman (sebagai ganjaran perbuatannya) di dunia. Seperti zina, mencuri, dll.

*Syirik besar; pelakunya tidak akan diampuni oleh Allah bila ia mati dalam keadaan belum bertaubat. Dan kesyirikannya tersebut akan meruntuhkan semua amalannya dan dianggap keluar dari Islam.

*Syirik kecil; semua bentuk kesyirikan selain syirik besar (yang tidak mengeluarkan pelakunya dari Islam).
Syirik kecil, dosanya lebih besar daripada dosa besar, akan meruntuhkan amalan yang menyertainya.

Wallahu A‘lam
Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

jatah haji dari perusahaan

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: SAKINAH HARITS

Pertanyaan:

Bismillaah..Assalaamu‘alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh..ustadz ana mau bertanya,
Di tempat kami mengajar terdapat kebijakan dari sekolah yaitu, sekolah akan memberikan jatah berupa umrah bagi beberapa orang setiap tahunnya, yang akan ana tanyakan adalah, ana ingin sekali memberikan jatah umrah ana kepada orang tua ana yang sudah tua,sedangkan ana pun belum pernah melaksanakan ibadah umrah, lalu apa hukumnya bagi hal tersebut?
karena ana pernah mendengar,jika seseorang ingin membadalkan haji orang lain, maka orang yang akan membadalkannya ini haruslah orang yang telah berhaji.

jazaakumullaahu khairan, wa baarakallaahu fiikum ya ustadz..

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

tanya penjelasan hadist pada audio 23

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Rini Ummu Nabhan

Pertanyaan:

Allah berfirman : At-taubah 31
اِتَّخَذُوْۤا اَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَالْمَسِيْحَ ابْنَ مَرْيَمَ ۚ وَمَاۤ اُمِرُوْۤا اِلَّا لِيَـعْبُدُوْۤا اِلٰهًا وَّاحِدًا ۚ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ؕ سُبْحٰنَهٗ عَمَّا يُشْرِكُوْنَ
Mereka menjadikan orang-orang alim (Yahudi), dan rahib-rahibnya (Nasrani) sebagai Tuhan selain Allah, dan (juga) Al-Masih putra Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan selain Dia. Mahasuci Dia dari apa yang mereka persekutukan.
[QS. At-Taubah: Ayat 31]

#Rosululloh menjelaskan ayat ini.bliau mengatakan
Ketahuilah bahwa mrk bukan beribadah kpd para ulama dan ahli ibadah trsbt,akan tetapi mrk apabila menghalal kan apa yg Allah haramkan maka mrk ikut menghalal kan.dan apabila ulama/ahli ibadah trsb mengharam kan apa yg Allah halalkan maka mrk pun ikut mengharamkannya.(Hadist ini hasan diriwayatkan oleh tirmidzi)
#maaf ustadz,sy kurang faham dengan penjelasan hadist trsb.benarkah sprt itu bunyi hadist nya.

Jawaban:

Jadi, makna ibadah disini bukan berarti ia tunduk, ruku‘, sujud, dan memohon kepada ulama dan ahli ibadah tersebut.
Akan tetapi yang dimaksud adalah, mereka tetap taat kepada ulama tersebut meski telah menyelisihi hukum dan ketentuan Allah -subhanahu wata‘ala-.
Mereka ikut menghalalkan apa yang diharamkan Allah, dengan alasan, para ulama mereka telah menghalalkannya. Ini merupakan salah satu bentuk kesyirikan yang harus dijauhi.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

Takut Kepada Allah

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Dania Qisti

Pertanyaan:

Assalamu‘alaykum Ustadz

Bagaimana caranya menumbuhkan rasa Takut pada Allah?

Jazakumullahukhairan.

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Diantara cara untuk menumbuhkan rasa takut kepada Allah, dengan senantiasa merasakan pengawasan Allah atas hamba-Nya, bahwa segala sesuatu yang kita lakukan itu dilihat oleh Allah -subhanahu wata‘ala-, dan dicatat oleh para Malaikat, yang kemudian akan diberikan balasan oleh Allah, baik itu di dunia atau pun di akhirat.
Dan juga dengan merenungkan ancaman-ancaman Allah bagi orang yang durhaka dan tidak mentaati-Nya.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

zakat harta

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Dian Agustin

Pertanyaan:

Assalamu‘alaikum ust,sy mau tanya,seseorang memiliki uang sebesar 125 juta,selama 1 th tidak terpakai. uang tsb hilang sebesar 70 juta sblm sempat dikeluarkan zakatnya. apakah sisa uang sebesar 55 jt tsb (uang tersisa) tetap harus dikeluarkan zakatnya? jazakallahukhairan

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

HSI 05.3 :59

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Sufrani Siti Hailatun

Pertanyaan:

Di dalam materi halaqoh 59 tentang Ash Shirath atau jembatan ini, disebutkan bahwa orang-orang beriman yang akan selamat melewati jembatan ini menuju surga. Merujuk kepada QS.19 Maryam :72 Allāh menegaskan bahwa yang akan diselamatkan adalah orang-orang yang bertakwa. Pemahaman sy, bertakwa
adalah beriman dan beramal shalih. Mohon penjelasan Ust. Terimakasih

Jawaban:

Iya, yang akan selamat adalah orang yang bertakwa, dan ini sudah mencakup orang beriman dan beramal shalih.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

penanya:dian

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Dian Agustin

Pertanyaan:

Assalamu‘alaikum ust. saya mau bertanya,jika seseorang memiliki uang sebesar 125 jt yg mana selama 1th tdk berkurang jmlhnya selama itu jg blm dikeluarkan zakatnya dan qadarullah uang tsb hilang sebesar 70 jt sblm sempat dikeluarkan. apakah uang yg tersisa dari yg hilang itu sebesar 55jt tetap dikeluarkan zakatnya? mohon nasehatnya ust. jazakallahukhairan ust.

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

cara cinta & takut pada Allah

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Intan Sahida

Pertanyaan:

Bismillah,
Ustadz saya mau bertanya bagaimana menumbuhkan rasa cinta & takut pada Allah?

Jawaban:

Diantara cara menumbuhkan rasa cinta kepada Allah, dengan merenungkan banyaknya nikmat dan karunia yang diberikan Allah kepada kita.
Yang saking banyaknya nikmat tersebut, kita tidak mungkin mampu untuk menghitungnya.
Olehnya itu, kita harus senantiasa mencintai-Nya. Dan membuktikan rasa cinta tersebut dengan senantiasa tunduk dan taat kepada-Nya.

Adapun rasa takut kepada Allah, dapat ditumbuhkan dengan senantiasa merasakan pengawasan Allah atas hamba-Nya, bahwa segala sesuatu yang kita lakukan itu dilihat oleh Allah -subhanahu wata‘ala-, dan dicatat oleh para Malaikat, yang kemudian akan diberikan balasan oleh Allah, baik itu di dunia atau pun di akhirat.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

syirik besar atau dosa besar

Minggu, 28 Agustus 2016

Dari: Hary SKD

Pertanyaan:

Assalamualaikum..
Afwan, ana mau nanya mana didalam audio HSI-21 dikatakan :
1. ..barang siapa yg menyerahkan cinta seperti ini kepada selain Allah, maka dia telah berbuat SYIRIK BESAR
2. Apabila seseorang mencintai perkara2 tsb melebihi cintanya kepada Allah, mka dia telah melakukan DOSA BESAR
Apakah kedua pernyataan tsb memiliki arti sama atsu berbeda, ? Karena antara SYIRIK BESAR dengan DOSA BESAR berbeda menurut Sna, syukron.

Jawaban:

Waalaikumussalam…
Berbeda. yang pertama, syirik besar, apabila rasa cinta tersebut menjadikan seorang hamba tunduk dan taat kepada selain Allah -subhanahu wata‘ala-.

Adapun yang kedua, dosa besar, apabila rasa cinta yang merupakan tabiat manusia (cinta harta, keluarga, dll) itu melebihi cinta kepada Allah, dalam artian membuat ia lalai dari perintah atau larangan Allah -subhanahu wata‘ala-.

Wallahu A‘lam..
Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

Syirik besar

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Nurman Abdurrachman

Pertanyaan:

Apakah syirik besar mengeluarkan pelakunya dari islam?

Jawaban:

Iya, diantara ancaman bagi pelaku syirik besar adalah keluar dari Islam, meruntuhkan seluruh amalan, dan tidak akan diampuni oleh Allah bila ia mati dalam kesyirikannya tersebut.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

memimpin doa pd saat resepsi pernikahan

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Yasin Hakim Jakarta Timur

Pertanyaan:

Assalamu‘alaykum ustadz, pada saat akad nikah dan resepsi pernikahan ada seorang menunaikan dia bersama. Yg saya tanyakan adalah, apakah membacakan dia bersama pada saat akadnya nikah dan resepsi sesuai dgn hukum sifat syariat islam?

Jazzakallahu khoiron

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi.
Terima Kasih.

 

 

hukum waris

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Tri Satria Perdana

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustad ..nama ana satria peserta hsi..ana mau bertanya masalah hukum waris..jika seorang pria meninggal..siapa aja yg berhak mewarisi?misalkan pria meninggal lalu meninggalkan 1 orang istri,1orang anak perempuan,1 orang yg ada didalam rahim,ayah kandung,ibu kandung,1saudara kandung laki laki,3 saudara kandung perempuan…barakallahufik

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam.
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi.
Terima Kasih.

 

 

Bisnis online “database konveksi”

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Arwidya

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz,sya mau bertnya mengenai suatu bisnis online yaitu menjual database konveksi (ini isinya bbm,line,no.hp,dll) langsung dri supliernya shingga harga didpatkan lbih murah. Sistemnya itu mia kt beli dtabasenya senilai tertentu smisal 500 rb trus kita jual kembali kpd org2 dgn harga 500 rb jg,dgn jual ke 1 org sj kita sdah bisa balik modal,untungnya kalo bisa dijual ke bnyak orang,bagaimna hukumnya ini ustadz,apakah halal atau haram? Syukron ustadz..

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi.
Terima Kasih.

 

 

Hadits tentang Minum setelah Makan

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: May Apriyanto

Pertanyaan:

Assalamualaikum, Ustadz.
Pertanyaan saya, adakah dalil yg menjelaskan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tidak langsung minum apabila selesai makan, akan tetapi Rasulullah minum beberapa jam kemudian? Jazakallahu Khairan.

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Haji, Umroh

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Ruliana

Pertanyaan:

Bismillaah

Assalaamu‘alaykum, ada beberapa pertanyaan yg mau saya tanyakan

1. bolehkah pergi haji sementara kita masih punya hutang?
apakah uangnya sebaiknya utk melunasi hutang dulu?
bagaimana jik hutangnya lbh besar dr biaya haji.. misal hutang 100 biaya haji 50.. pas udh kumpul duit 50 dahulukan buat cicil hutang atau brangkat haji?

2. Mana yang harus didahulukan, umroh atau haji. Misalnya sudah mempunyai uang 25 juta (cukup untuk biaya umroh), lebih baik dipakai untuk umroh atau mengambil kuota haji yang antrinya lama tersebut?

Jazakumullooh khoir

Ruli

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Perbuatan Syirik

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Fajar Andrian

Pertanyaan:

assalamualaikum ustadz apakah termasuk perbuatan syirik jika kita pantang dengan makanan akibat suatu penyakit ?

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
InsyaAllah hal tersebut tidaklah termasuk perbuatan syirik.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

Jual beli atau Riba

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Muhammad Gifaary Rijaalul Ghod

Pertanyaan:

assalamualaikum ustadz sy mau tanya, misal saya menjual kaos tp kaos nya itu belum d proksi atau istilah sekarang pre order, dimana sy hanya melihatkan design baju dan detail bajunya seperti apa. Nah kaos itu akan d buatkan jika customer sudah membayar atau memberi DP, apakah ini termasuk jual beli yang d perbolehkan dalam islam? *note kaos diproduksi oleh pihak ketiga

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

menabung di bank apakah boleh ustad

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Nanang Nurahman

Pertanyaan:

Ustad , apa boleh kita menabung di bank yang menerapkan sistem bunga ,lalu bgai dan di mana kita boleh menabung

Jawaban:

Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Tathayyur

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Nadia Farah Ferdina

Pertanyaan:

bismillaah, assalamu‘alaikum ustadz,
pada materi sebelumnya telah dijelaskan bahwa “pengertian tathayyur adalah merasa sial dengan sesuatu; merasa bernasib sial karena mendengar atau melihat sesuatu.”
Serta, “Barangsiapa yang tidak melaksanakan hajatnya berarti telah berbuat thiyarah”

yang ingin saya tanyakan adalah apakah kepercayaan seperti:
-ada kupu-kupu masuk ke dalam rumah artinya mau ada tamu
-gelas atau piring pecah artinya akan ada musibah

atau hal semisal diatas termasuk tathayyur?

jazaakumullaah khairan

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Iya, hal-hal /keyakinan seperti itu termasuk tathayyur.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

syirik

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Amiruddin basalamah

Pertanyaan:

Afwan uztad ane mau tanya apakah sama dosanya syirik kecil dan besar yaitu batalnya keislaman seseorang??
Syukron

Jawaban:

Dosa syirik kecil tidaklah sama dengan syirik besar.
syirik kecil tidak mengeluarkan pelakunya dari Islam.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

hukum reseller

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Yudhi Anggasurya

Pertanyaan:

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh ustadz .
Afwan sebelum nya ana mau bertanya.

Kebetulan suami ana mempunyai beberapa sapi dan berniat menjual nya untuk qurban nanti.

Lalu ada beberapa ikhwan datang ke suami saya.mengatakan bahwa berniat ingin menjadi reseller (mitra) dan meminta harga reseller.

Yg ingin sy tanyakan adalah apakah hukum ikhwan tsb?apakah diperbolehkan? Sebab ikhwab tsb tidak memberikan dp atau pun ikatan apapun.

Apakah ikhwan tsb termasuk yang menjual barang yg bukan dimiliki?

Mohon penjelasannya ustadz.
Syukron ustadz..

Jazakallahu khoiron

Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

at tathoyyur

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Rasyiqah Rahgeni

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustaz

Adakah termasuk syirik kecil, apabila seseorang itu membatalkan perjalanan ke sebuah kampung, setelah mengetahui kampung tersebut dilanda wabak penyakit? Adapun sebab dia membatalkan perjalanannya itu kerana dia tidak mahu dijangkiti wabak penyakit yang melanda kampung itu.

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Hal tersebut tidak termasuk tathayyur.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

perbedaan su‘uzdhon dan at-tathoyyur?

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Nasrullah Addimawy

Pertanyaan:

Ustadz apakah perbedaan dan persamaan antara su‘udzon dgn tathoyuur..,??

Laku pertanyaan selanjutnya,
Apa pendapat unstafz ttg orang yang mukasyafah, tau sebelum kejadian., ??

Jawaban:

Tathayyur merupakan bentuk prasangka buruk kepada Allah -subhanahu wata‘ala-.

Tidak satu pun manusia yang mengetahui hal-hal yang ghaib, kecuali para Nabi yang menerima wahyu dari Allah.
kalau pun ada yang mengetehui perkara ghaib dengan bantuan jin, maka hal tersebut merupakan bentuk kesyirikan.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

istighasa

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Lil Yusra

Pertanyaan:

Misal ada seseorang yang terkurung dalam suatu tempat yg sunyi, atau terperangkap dalam sebuah lobang yg gelap…
Kemudian dia berteriak meminta bantuan/pertolongan, dengan harapan ada org yg mendengar, kemidian membantunya…Sedang dia tidak melihat dan mendengar org yg akan menolongnya…
Apa ini termasuk kesyirikan?

Jawaban:

InsyaAllah hal tersebut tidak termasuk kesyirikan.
karena itu merupakan usaha yang dapat ia lakukan untuk mendapatkan jalan keluar.
akan tetapi, hendaknya kita senantiasa memohon pertolongan Allah, sebelum kita melangkah dan berusaha.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

Memelihara satwa/hewan

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Kasmiana Ummu Faaruq ‘Abdillah

Pertanyaan:

Bismillah
Assalamu‘alaikum.. barokallohufiikum ustadz abdulloh Roy dan segenap staffnya

Ustadz saya mau tny terkait memelihara hewan peliharaan.. saya sangat sayang dg hewan hewan dr yg lucu dan bisa dikatakan hewan buas juga. Dirumah saya mempunyai hewan peliharaan seperti.. monyet pantai, musang pandan, kambing, ayam, kura kura, ular sanca, biawak, dan 5 kucing.
Bolehkah saya memeliharanya?
kadang yang membuat saya bingung adl mencari pasangan monyet(punya saya betina)jinak krn dr kecil dan , musang pandan (betina)jinak, ular(betina)jinak tergantung perlakuan kita, biawak(betina)jinak tergantung perlakuan kita, niat saya memelihara
1. Mengenalkan bhwa hewan tdk berbhaya sebahaya manusia, dan mengenalkan pd hewan bhwa tdk semua manusia bahaya
2. Sayang kasian diburu manusia dan dibunuh.. habitat alamnya rusak
Dan memang dr sejak kecil diajarkan bapak.. bhwa harus menyayangi makhluk
Semua hewan diatas ada yang beli, ada yang dikash.
pernah monyet saya mau dilepas tp disini alam sudah diburu manusia, dan rasanya sudah seperti keluarga.

Sblumnya Jazakumulloh bil khoir. . .

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

bolehkah menggunakan software bajakan?

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Ria Novira Mantika

Pertanyaan:

Assalamualaikum Ustadz,
bagaimana hukumnya menggunakan software bajakan? Saya seorang lulusan teknik arsitektur dan untuk bekerja saya menggunakan bbrp software yang saya download dr internet secara gratis. Saya juga belum mampu untuk membeli yg asli tp saya harus bekerja dgn menggunakan software tersebut. Berdosakah saya selama ini? Apakah saya harus berhenti bekerja dan berhentu menggunakan software tersebut? Mohon pencerahannya ustadz..
Jazakillah Khairan..

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Methode Evaluasi.

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Arnefia Yuzar

Pertanyaan:

Assalamualaikum Ustadz, ana lihat methode evaluasi yg ana ikuti sepertinya tidak mengarah kepada bagaimana peserta menyerap dan memahami secara komprehensif materi yg sdh diberikan, akan tetapi justru membingungkan dan kurang efektif dlm penguasaan materi yg sdh diberikan.Ada kemungkinan dlm menjawab ada yg melakukan secara gambling dan kebetulan benar.Terus terang setelah 16 halaqah yg sdh sy terima belum ada yg benar2 bisa saya serap.Ditambah pemberian materi hanya sebatas Audio saja, banyak dalil2 hadits2 yg harus dpt kita kuasai dg tulisan Arabnya tp krn via Audio kita hanya mendengarkan artinya dlm terjemahan b Indonesia.Sy berhrp pembelajaran via HSI bkn hanya sekedar mengejar target nilai tp semakin banyak org muslim yg kurang memahami masalah ilmu agama melalui pembelajaran HSI semakin banyak memahami dan mengamalkan ilmu agama.Mhn kiranya dievaluasi lg methode evaluasi tsb syukron.

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Terima Kasih atas masukan Anda.
InsyaAllah kami akan terus mengevaluasi dan berusaha untuk lebih baik.

Tim HSI Menjawab

 

 

mewarnai rambut dengan bahan yang ada di salon

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Denna

Pertanyaan:

Assalamu‘alaikum Ustadz,
Apa hukumnya mewarnai rambut dengan pewarna atau cat rambut yang ada di salon (selain hinna).

Jazakallahu khair.

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Asalamualaikum ustadz

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Ahmad Hidayat

Pertanyaan:

Afwan…

Kita sudah berbuat baik kepada tetangga dan berusaha memberikan hak tetangga, akan tetapi tetanga tsb berahlak buruk dan memusuhi, bagaimana sikap kita trhdp keburukan tetangga, syukron usyadz

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Hukum Kemitraan

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Muhammad Adi Pranata

Pertanyaan:

Assalamu‘alaykum Ustadz…Saya seorang pengusaha minuman,ada seorang ikhwan yg dia ingin bermitra kpd saya,kmudian dia saya kasi resep minuman saya dan plang nama usaha saya,serta konsultasi dan dia saya training sampai bisa jualan. Dgn akad setiap keuntungan yg dia peroleh saya dpt 10% tanpa saya menanggung kerugian yg dia tanggung (Komitmen fee), apakh hal ini diperbolehkan Ustadz? Jika tdk bagaimanakah Akad yg sesuai Syar‘i? Syukron jazaakallahu khoir ustadz…

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Sholat di MAsjid yang arah kiblatnya agak melenceng

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Yulimen Krisyanto

Pertanyaan:

Assalamualaykum Wr. Wb….

Afwan Ustadz, tanggal 15 Juli 2016 tepat pukul 12.27 WIB berdasarkan informasi yang ada bahwa matahari tepat berada diatas ka‘bah, sy Coba berusaha untuk mengecek arah kiblat masjid ditempat saya tinggal sesuai dengan anjuran yang ada, dan setelah di cek arah kiblat masjid di tempat saya tinggal agak bergeser yang cukup signifikan lebih kurang 20 – 30 Derajat. Hal ini sudah saya sampaikan ke Takmir Masjid,dan sampai saat ini belum ada responnya, pertanyaan saya ustadz.
1. bagaimana status sholat kita apabila berjamah di masjid tersebut dimana arah kiblatnya tidak mengarah ke Ka‘bah
2. Apa boleh kita dalam sholat berjama‘ah tersebut kita sendiri yang shaf nya agak mengarah ke kiblat

Mohon penjelasannya ustadz…syukron

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Hukum bekerja di Kantor Pajak

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Dita Putra Pamungkas

Pertanyaan:

Assalamualaikum, ustadz
ana punya sebuah pertanyaan..
1. bagaimana pandangan islam terkait pajak yg ada pada saat ini ?
2. Bagaimana hukum bekerja di kantor pajak ?

Syukron
Jazakumullahu khoiron katsiron

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

tidur waktu khutbah jum,at

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Alip Pratomo

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz,
mau tanya, saya sering melihat jamaah shalat jumat tertidur saat khutbah. saat tiba waktu shalat mereka tak wudhu lagi.
Bagaimana mnurut ustadz, apa diperbolehkan?

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

kalung kesehatan apakah trmasuk syirik?

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Nunung Kurniasih

Pertanyaan:

Assalamu‘alaykum wrwb,
Saya memiliki kalung kesehatan bahan bakunya,proses pembuatannya jelas, fungsinya jelas ada pabriknya legal manfaatnya menambah energy, dijual bebas, sy meyakini kalung itu sm seperti kaca mata, sama2 alat bantu utk tubuh.
apakah perbuatan saya tudak menyalahi aqidah?
syukron

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh..
Apabila kalung tersebut terbukti secara medis (diakui oleh para ahli) dapat menjadi sebab untuk menyehatkan. maka hal tersebut tidaklah mengapa.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

meminta doa kepada seorang makhluk

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Sigit Ari Wijanarko

Pertanyaan:

Assalamualaykum warahmatullah.

setelah membaca dari salah satu penanya, yaitu meminta doa ke seorang makhluk ada 4 syarat, namun salah satu syarat tidak dipenuhi yaitu tidak dihadapanya/tidak mendengar.

pertanyaan saya, bagaimana kalau seorang makhluk itu “mengerti” diminta untuk mendoakan karena di sampaikan melalui pesan.

misal sms/chatting secara langsung. Apakah di perbolehkan?

seandanya boleh, bagaimana klau pesanya itu disampaikan melalui perantara melalui seorang “A”, kemudian baru disampaikan ke seorang makhluk yg dimaksud.

mohon penjelasanya ustadz, terimakasih.

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam Warahmatullahi wabarokatuh…
Apabila semua syarat terpenuhi maka hal tersebut tidaklah mengapa. Meskipun melalui perantara alat komunikasi saat ini.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

Halaqah 14 | Berlebihan Thd Org Shalih

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Zuraida Nur Fikriana Meuraxa

Pertanyaan:

Assalamu‘alaykum ustadz.
Bgmna dg org biasa yg mna dia mengakui bahwa dia itu memiliki indera ke-6. Mampu melihat masa depan. Bagaimana cara kita menyikapi hal tsb? Jazakallahu khoiron.

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Perlu kita ketahui bahwa tidak satu pun dari manusia yang mengetahui hal yang ghaib (kecuali para Nabi yang mendapatkan wahyu dari Allah).
Maka hendaknya kita tidak mempercayainya.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

bayar fidiyah

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Abu Hafshah Zul

Pertanyaan:

assalamu‘alaikum..

afwan..untuk membayar fidiyah apakah cukup memberi makan orang berbuka puasa..apa orang tersebut harus miskin

jazzakallah khoir

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

termasuk ungkapan syirik atau bukan…?

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Dizzha Alhabsyie

Pertanyaan:

Assmualaikum ustadz….. mhn bantuan utk bisa menjelaskan kegundahan saya dlm menerima stts dr teman … krn berkaitan dg syirik yg paling kita takuti dlm hidup…
Kita sama2 mendengar dr ustadz Abdullah Roy dlm rekaman materi bahwa kita tdk boleh memohon ampunan kepada siapaun selain kpd Allah SWT,… atau kita dibolehkan minta ampunan kpd Allah melalui org Suci seperti Rosul atau Imam dll…
Masalahnya saya mendapat kiriman stts yg ungkannya menjadikan saya merasa takut mendekati tulisan tsb krn menurutku ada sesuatu yg salah dlm ungkapannya… sehingga maknanya menurutku khawatir mendekati syirik…
Benarkah pendapatku ini… ? atau ungkapan stts temanku yg benar….? Mhn bantuan pencerahannya….

Ini ungkapan dr temanku…

======================

” Menjelang Ramadhan biasanya kita saling meminta maaf dari orang tua, saudara, teman atau lainnya..

Akan tetapi…
Sudahkah kita memohon maaf pada Imam Shahibuz Zaman afs??

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam..
Hendaknya kita memohon ampunan kepada Allah tanpa perantara orang yang telah meninggal..
Adapun tentang mohon maaf kepada imam shahibuzzaman, kami tidak tahu siapa dan apa yang dimaksudkan.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

Silsilah 01,Halaqoh ke-12, Termasuk syirik besar berdoa kepada selain Allah.

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Isni Nafi‘atun

Pertanyaan:

Penanya : Isni Nafi‘atun
Assalamu‘alaikum ustadz,
Bolehkah kita beristighotsah kepada pemerintah. Misal kita tinggal di negara tetangga dan terjadi masalah disana.,? Syukron. Jazakimullohu khairan

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
kalau kita yakin bahwa pesan dan permohonan kepada pemerintah itu bisa sampai (dengan cara yang benar), maka hal tersebut tidak mengapa.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

4 syarat istighasah

Rabu, 8 Juni 2016

Dari: Hanifa

Pertanyaan:

Assalaamukalaikum..
Afwan ustadz, sy mau tanya ttg 4 syarat istighasah kpd makhluk yg diperbolehkan, yg disampaikan dlm materi “Termasuk syirik besar berdo‘a kpd selain Allaah”, jika ada seseorang beristighasah dan dr ke 4 syarat yg disampaikan dlm materi hanya terpenuhi 3 syarat saja, misalnya yg terpenuhi diantaranya : makhluk tsb msh hidup, makhluk tsb mampu untuk melakukannya dan org yg beristighasah tsb bertawakkal hanya kpd Allaah, akan tetapi 1 syarat yg tdk terpenuhi adalah makhluk tsb tdk ada dihadapannya/tdk bs mendengarnya. Apakah istighasah tsb msh diperbolehkan atau termasuk syirik besar?
Mohon penjelasannya ustadz, jazaakallaahu khairan.

Jawaban:

Waalaikumussalam…
Iya, apabila satu dari empat syarat tersebut tidak ada pada seseorang. maka memohon kepadanya termasuk perbuatan syirik.

Wallahu A‘lam.
Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

tentang nadzar

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Muthahharah

Pertanyaan:

Assalamualaikum ust,,
Saya pernah dengar Kalau kita bernadzar, Allah swt kurang menyukai krn kita ingin melakukan ibadah hanya krn kita mendapatkan nikmat,contohnya ust kita bernadzar berpuasa 3 hari Kalau Lulus ujian,jadi klu ngga lulus kita tdk ingin mengerjakannya,tapi Kalau kita lulus Baru kita melakukannya,,,
Berarti kita melakukannya bukan krn Allah Tapi krn lulus ujian,gimana ust???
Terus,,apa nadzar bisa di ganti ust?contohnya Ada lelaki bernadzar jika ibunya sehat dia akan menikah lagi,Tapi setelah ibunya sembuh dia ingin mengganti nadzarnya,apa boleh ust???
Terima kasih ust,,
Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatu.

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
Iya, para ulama menjelaskan bahwa hukum bernadzar itu makruh. akan tetapi bila seseorang telah bernadzar untuk beribadah kepada Allah, maka wajib baginya untuk menunaikan nadzarnya tersebut.
Dan apabila ia tidak mampu melaksanakan nadzarnya tersebut maka hendaknya membayar kaffarat nadzar.
Dan sebaiknya kita tidak banyak bernadzar dan tidak bernadzar kecuali dengan ibadah yang kita yakin bahwa kita mampu menunaikannya.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

Dosa Syirik kecil

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Wulan Ismunarti

Pertanyaan:

Bismillah, ustad bagaimana cara menghapus dosa syrik kecil? Jazakalloh

Jawaban:

Dengan bertaubat kepada Allah, dan senantiasa mengikhlaskan segala ibadah untuk-Nya semata.
Dan senantiasa memohon kepada Allah agar dihindarkan dari segala bentuk kesyirikan.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

masukan untuk team ustadz

Rabu, 8 Juni 2016

Dari: Susiana Kusumardhani

Pertanyaan:

assalamu alaikum.afwan setau ana membuat soal ada aturannya ustadz,misal bahasa yg digunakan hrs komunikatif dan jelas,tdk boleh memakai pernyataan negatif ganda,dll..krn tujuan dibuat soal adalah u menguji pemahaman siswa bukan u membingungkan siswa…ana merasa soal hsi terlalu berbelit dan sering memakai kalimat negatif ganda…mohon dievalusi.syukran-susiana.

Jawaban:

Wa‘alakumussalam..
Terima kasih atas masukannya.
إن شاء الله kami akan evaluasi.

 

 

hukum forex dlm islam

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Husni Salam

Pertanyaan:

Assalamu alaikum..
Wktu awal pngisian data pribadi d halaqah silsilah ilmiah. Salah satu pengisiannya adalah jenis pekerjaan dan kmi dapati ada jenis pekerjaan forex. Bgmn hukum forex dlm islam?

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Tentang Definisi dari Akidah

Jumat, 3 Juni 2016

Dari: Tjipto Handoko

Pertanyaan:

Asalamualaikum…
Saya teringat hal penting yg saya tdk paham, pada Halaqah 2(Tauhid syarat mutlak masuk surga)..
Disampaikan Hadist,.
..yg didalamnya terdapat arti kata sbb:

# ………., Aisya adalah Hamba Allah, dan Rosul Nya.,………..#

tolong diberikan pemahaman / Pengertian yang benar..kpd saya ttg kalimat tsb…terima kasih.
Wasalamualaikum.

Jawaban:

wa‘alaikumussalam..
dalam hadits tersebut disebutkan: “bahwa Isa adalah hamba Allah dan Rasul-Nya…”

jadi Isa, bukan Aisyah.

wallahu a‘lam
Mufassir Arif
Tim HSI menjawab

 

 

Syirik Kecil

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Mulyana

Pertanyaan:

Bismillaah
Ustadz, Apakah pelaku syirik kecil kekal di Neraka?

Syukron

Jawaban:

pelaku syirik kecil tidak kekal di dalam neraka.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

cara membayar kafarat

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Abdurrohim Jakarta Utara

Pertanyaan:

Abdurrohim

assalamu‘alaikum

cara membayar kafarat sbg tebusan
se”org yg melakukan zina di siang hri di bulan ramadhan

salah satu nya
ialah memberi makan 60 org miskin !

yg ngin ana tanyakan
bagaimana cara proses nya…
apa dgn membelikan makanan jadi ( spt nasi padang….atau sejenis nya )
apa dgn memberi bhan makanan pokok nya saja ( spt beras atau sejenis nya )

lalu brp takaran yg harus di berikan kpd stiap org nya

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

hadiah

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Dyah Kusuma wardani

Pertanyaan:

Memberikan hadiah kepada seorang tenaga pengajar atau keluarganya setelah menerima raport kenaikan kelas?

Jawaban:

Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Berobat ke dokter dengan berharap sembuh

Rabu, 8 Juni 2016

Dari: Lintang Dwi Febridiani

Pertanyaan:

Bila kita sakit dan lalu berikhtiar ke dokter dengan berharap kesembuhan, apakah itu dapat termasuk syirik? karena mengharapkan manfaat melalui perantara makhluq. Bagaimana agar ikhtiar kita tidak jatuh dalam perkara syirik?

Jawaban:

Ikhtiar dengan berobat ke dokter bukanlah kesyirikan.
dengan catatan bahwa kita meyakini bahwa berobat itu hanyalah sebab, dan yang memberikan kesembuhan itu hanya Allah semata.

Wallahu A‘lam.
Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

hukum pelet

Rabu, 8 Juni 2016

Dari: Wawas.W

Pertanyaan:

Assalamualaikum.
ustadz,ana mau bertanya.
jika seseorang laki laki melakukan pelet, dg msksud menikahi wanita tersebut.
apakah itu tetap termasuk kesyirikan ustadz ??…

Jawaban:

Waalaikumussalam..
pelet itu termasuk perbuatan sihir. Maka mempelajari dan mengamalkannnya haram. Bahkan, termasuk perbuatan syirik.

Wallahu A‘lam.
Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

Syafaat – Halaqoh ke 13

Jumat, 3 Juni 2016

Dari: Iin Indri Yanni Kusumawati

Pertanyaan:

Assalamu‘alaikum Ustadz …
Mhn jwbnnya, di audio halaqoh ke 13 ttg syafaat krg lbh dipertghn ada kalimat ” mrklah org2 yg Alloh ridhoi krn ketauhidan yg mrk miliki, Alloh berfirman : wa laa yus ro‘u na illa limanith thogho. Dan mrk para nabi, para malaikat, & jg yg lain tdk memberikan syafaat kecuali bg org2 yg Alloh ridhoi ”
Disbtkan surah Al anbiya ayat 28 …
Akan tetapi ktka sy buka al quran terjemah ayatnya berbeda dgn yg disbtkan di audio … Mhn jwbnnya ustadz spy sy tdk ragu & tdk mnjd rancu …
Jazakillah …
Wassalamu‘alaikum

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam..
dalam surah al anbiya:28
Allah -subhanahu wata‘ala- berfirman:
وَلَا يَشْفَعُونَ إِلَّا لِمَنِ ارْتَضَىٰ
artinya:
“Dan mereka (para Nabi, Malaikat, dan juga yang lain) tidak memberikan syafa‘at kecuali bagi orang-orang yang Allah ridhai”.

dan diantara syarat utama untuk mendapatkan ridha Allah adalah senantiasa mentauhidkan-Nya dalam semua ibadah.

wallahu A‘lam.
Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

fiqh muamalah

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Abu Jabir Andri

Pertanyaan:

peminjam memberikan pinjaman untuk membeli tangkap ikan

dengan syarat hasil ikan masuk ke peminjam modal..
dengan harga berbeda dari harga umum(di bawah harga)
tapi di sepakati oleh kedua belah pihak..

bagaimana hukum nya…?

Jawaban:

Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

halaqah 14

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Yunani Rahma

Pertanyaan:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ustadz saya mau tanya apa maksud dari “……. menyerahkan sebagian ibadah kepada mereka”
apakah maksudnya menjadikan mereka sebagai wasilah atau perantara? Ataukah masih banyak lagi arti yang lainnya?

Demikian Ustadz. Terimakasih.

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
yang dimaksud adalah menyerahkan sebagian ibadah (yang semestinya dilakukan hanya untuk Allah semata) kepada makhluk.
seperti berdoa kepadanya, bernadzar atau menyembelih hewan untuknya, atau pun bentuk ibadah yang lain.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

cara berdoa

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: nancy

Pertanyaan:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
ustad sy mau tanya
bagaimanakah cara yg baik kita dlm berdoa, apakah menengadahkan (mengangkat) tangan atau tidak ? apakah setelah sholat fardu kita bisa berdoa smbl mengangkat tangan ? klo mmng tidak bisa adakah wkt2 mustajabah dlm berdoa sambil mengangkat tangan ?
شكرا كثير
jazakallahukhaoiron

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
mengangkat tangan ketika berdoa merupakan diantara sebab dikabulkannya doa. dan sebaiknya kita berdoa dengan mengangkat tangan pada waktu-waktu mustajab, seperti: waktu antara adzan dan iqamah, sepertiga malam terakhir, saat safar, dll.
Adapun setelah shalat fardhu, hendaknya kita mengisinya dengan berdzikir, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam-.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

masalah haid

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Rika Paulina

Pertanyaan:

Bismillah Assalaamu‘alaikum warohmatullah wabarokaatuh,,,ustadz ‘Afwan mau bertanya di luar tema,,tetapi ini penting buat ana..,dan slalu ksulitan memahaminya,,,cara mengetahui sseorang suci dari haid bagaimna? Dia tdk memiliki tanda cairan putih ,,namun setelah haid lgsung bersambung dgn keputihan yaitu cairan kuning,,,

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Hukum wanita berdakwah

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Ruli Ismail

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz
Mau tanya apa hukum wanita (ibu)yang sering berdakwah diluar rumah,dan sibuk dengan kegiatan diluar rumah,sedangkan dirumah ada anak yang masih menbutuhkan perhatian dan bimbingan,wassalam

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Nazar tdk disukai Rasulluloh.SAW.

Jumat, 3 Juni 2016

Dari: Tjipto Handoko

Pertanyaan:

Saya pernah mendengar ttg Hadist..yg bunyinya Rasululloh tdk menyukai umatnya bernazar, kerena Nazar yg tidak dipenuhi bisa menjadikan dosa..
Apakah Hadist tsb benar dan sahih?..

Jawaban:

dalam sebuah hadits shahih tentang nadzar, disebutkan:
“Sesungguhnya ia tidak pernah membawa kebaikan dan sesungguhnya ia hanya dikeluarkan (bersumber) dari orang yang bakhil”.

Karena tidaklah kebaikan itu datang disebabkan karena nadzar seseorang.
dan orang yang bernadzar disifatkan bakhil, karena ia tidak melakukan ibadah (yang ia nadzarkan) kecuali ia mendapatkan kebaikan yang ia inginkan.

Dan orang yang berndzar, maka ia wajib melaksanakan nadzarnya, selama nadzarnya tersebut dalam ibadah kepada Allah -subhanahu wata‘ala-

Wallahu a‘lam.
Mufassir Arif
Tim HSI menjawab

 

 

Halaqah 14

Sabtu, 4 Juni 2016

Dari: Siska Febrina Fauziah

Pertanyaan:

Assalaamu‘alaikum Warahmatullaah Wabarakaatuh

Ustadz, apa yang dimaksud dengan menyerahkan sebagian ibadah kepada dzat selain Allah? Apa contohnya?
Terima kasih.

Wassalaamu‘alaikum Warahmatullaah Wabarakaatuh

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Menyerahkan sebagian ibadah kepada selain Allah adalah:
melakukan suatu ibadah untuk selain Allah -ta‘ala-.
Seperti berdoa, atau menyembelih hewan untuk Jin, dan lain-lain

Wallahu A‘lam
Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

beberapa pertanyaan

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Desmita

Pertanyaan:

Assalamu‘alaikum ustadz,afwan ana mau menanyakan bbrpa pertanyaan:
1.apabila suara wanita itu adalah aurat,apakah bleh menjadi qoriah dan hafidzah yg mana mengumandangkan firman ALLAH di depan umum?dan shahihkah hadistnya yg menyatakan suara wanita itu adalah aurat?
2.apakah musik dan nyanyian itu dilarang?sdgkhan walisongo ituadalh walinya ALLAH SWT,yg mana mensyiarkanagama lwt nyanyian dan alat musik?apabila anak2 ana menginginkan musik tersebut harus bagaimanakah ana harus bersikap?
3.apakah boleh memajang foto sendiri n kelg didalam rumah?
Syukron ustadz penjlsannya

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Ikhtilaafu ummati rohmah

Selasa, 18 Oktober 2016

Dari: Savana Septiawan

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz, ana mw tny apakah hadist yg berbunyi “ikhtilaafu ummati rohmat ” adlh hadis shahih? mhon penjelasan ny ustad, jazakallahu khairan

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

berdoa kepada selain Allah

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Eva kurniawati

Pertanyaan:

Assalamualaykum ustadz
saya mau bertanya perkara halaqah 11, soal isthighosah, kalau kita beristhighosah dengan makhluk yang masih hidup, minta didoakan agar terkabul suatu hajat , namun melalui chat tidak bertatap langsung dan otomatis tidak mendengarkan karena melalui tulisan yang disampaikan melalui chat. Apakah hal ini juga termasuk syirik besar?

-Eva –
jazaakallah khair

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
InsyaAllah hal tersebut tidaklah mengapa.
Karena inti dari syarat ‘ia mampu mendengarkan‘ adalah pesan kita sampai dan ia mampu melaksanakan dan menunaikannya (membantu kita).
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

Bolehkah berdoa pada makhluk?

Jumat, 3 Juni 2016

Dari: Ahmad Taufiqur Rohman

Pertanyaan:

Assalamualaikum warahmatullah,

Ada 4 syarat orang boleh beristighasah, beristianah, dan ber istiadzah pada makhluk seperti dijelaskan pada halaqah 12. Saya kurang paham ustadz, maksudnya meminta doa kepada makhluk tersebut?

salam,

Taufik

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam warahmatullah…
Maksudnya, minta tolong atau memohon perlindungan kepada makhluk itu tidak boleh. kecuali empat syarat tersebut ada padanya.

Wallahu a‘lam.
Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

bernazar

Jumat, 3 Juni 2016

Dari: Rani Fisma Wuladari

Pertanyaan:

assalamualaikum ustat, afwan tlong di jelaskan tentang nazar yang yang tidak disukai rosulullah, walaupun nazar tersebut hanyalah untuk allah? mungkin bisa diberi hadisnya ustat

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…

Dalam sebuah hadits shahih tentang nadzar, disebutkan:
“Sesungguhnya ia tidak pernah membawa kebaikan dan sesungguhnya ia hanya dikeluarkan (bersumber) dari orang yang bakhil”.

Karena tidaklah kebaikan itu datang disebabkan karena nadzar seseorang.
dan orang yang bernadzar disifatkan bakhil, karena ia tidak melakukan ibadah (yang ia nadzarkan) kecuali ia mendapatkan kebaikan yang ia inginkan.

Wallahu a‘lam.
Mufassir Arif
Tim HSI menjawab

 

 

termasuk syirik besar berdoa kepada selain Allah

Jumat, 3 Juni 2016

Dari: Feriya Hastuti

Pertanyaan:

Assalamualaikum Ustad

dalam halaqoh yg ke 12 ustad menyampaikan jika kita berdoa dihadapan orang nya diperbolehkan, contohnya seperti apa y ustad? terimakasih sebelumnya
assalamualaikum

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam..
Maksudnya, kita boleh meminta bantuan kepada seseorang, apabila syarat2 tersebut ada pada dirinya.

wallahu a‘lam.
Mufassir Arif
Tim HSI menjawab

 

 

Halaqoh 12

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Upik Herlina

Pertanyaan:

Ustadz… sy sering berdoa secara spontan spt bila melihat sesuatu yg mbahayakan sy lgs berdoa dlm hati tuk mohon perlindungan dari kejahatan dan bahaya yg akan menimpa. Salahkan ustadz…krn ada yg bila saat berdoa hrs ada adabnya.

Jawaban:

kita dapat berdoa kapan dan dimana saja dengan memperhatikan adab-adab berdoa. Diantaranya memulai doa dengan pujian kepada Allah dan shalawat kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam-.

 

 

syafaat

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Roni Afriansyah

Pertanyaan:

Assalmu‘alaikum
Ustad bagaimana tentang ucapan yg sering diucapkan orang saat pertemuan yaitu, ” shalawat serta salam semoga terlimpah kpd nabi muhammad, yg kita nanti2kan syafaatnya di akhirat kelak”
Apakah terlarang ucapan seperti tsb? Atau diperbolehkan dg meyakini bahwa syafaat hanya milik Allah, dan Allah memberikan izin kpd Nabi untuk memberikab syafaat?

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Hal tersebut tidaklah mengapa, dengan keyakinan yang seperti anda sebutkan.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

berdoa selain allah

Selasa, 31 Mei 2016

Dari: Yanhi

Pertanyaan:

assalamualaikum ustadz, ana mau tanya, kan biasa di kota B ada orang seperti memohon di kuburan habib, seperti meminta sesuatu.. dengan meminta pelantara dari habib yang sudah meninggal, karena di percaya dekat sama Allah,

mohon pencerahannya ustadz itu termasuk perbuatan syirik atau bukan?

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Iya, hal tersebut termasuk perbuatan syirik.

wallahu a‘lam.
Mufassir Arif
Tim HSI menjawab

 

 

Rakaat Taraweh

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Yaumil Masri

Pertanyaan:

Di masjid saya pelaksanaan sholat taraweh mengakomodasi semua jamaah yakni 11 rakaat (8 +3) dan 23 rakaat (20 + 3). Sepuluh rakaat pertama si A jadi Imam dengan rincian, 2 rakaat salam 2 rakaat salam. Setelah empat kali salam (8 rakaat), Imam A tetap melanjutkan ke rakaat 9 dan 10 dengan tetap berniat (dalam hati tentunya) melaksanakan sholat sunat tarawih. Sedangkan makmum yg ingin tarawehnya 11 rakaat berniat (dalam hati juga) melaksanakan sholat witir 3 rakaat (2 + 1). Dengan demikian terjadi perbedaan niat antara Imam A dengan makmum.
Selanjutnya Imam A istirahat, dan witir yg tinggal satu rakaat di lanjutkan oleh Imam B. Jika Imam B melanjutkan pada rakaat ke 9, maka Imam A beserta makmum yg 23 rakaat kelamaan menunggu yang berakibat jamaah 23 lebih banyak mengambil yg 11 rakaat sehingga jamaah tersisa tidak sampai satu shaf.
Bolehkah hal ini (beda niat) dilakukan. . .?

atau bolehkah sholat taraweh 11 rakaat dilakukan dengan 10 rakaat taraweh + 1 rakaat witir agar Imam A dan makmum keseluruhan tidak berbeda niat nya. Wassalam, Jazakallah khiran

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

bolehkh berhutang sembako,garam,gula,beras,terigu di toko dgn akad tiap awal bln baru byr?ato tiap panen udang baru byr?jazakallahu khairan

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Ummu Sarah

Pertanyaan:

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Bernadzar untuk selain Allah termasuk syirik besar

Jumat, 3 Juni 2016

Dari: Qori khoeriyah

Pertanyaan:

penanya : Qori khoeriyah
assalamu‘alaikum, ustadz
Apakah brjnji kpd ortu untuk melakukan amal kebaikan termasuk bernadzar kpd selain Allah..?
bgmn bentuk/contoh bernadzar kpd selain Allah itu..?

Jawaban:

wa‘alaikumussalam…
nadzar kepada Allah itu, seperti seseorang mengatakan: “apabila hajat saya terpenuhi, maka wajib bagi saya untuk melakukan ibadah tertentu (misalnya puasa) untuk Allah semata”.

adapun nadzar kepada selain Allah, seperti seseorang yg bernadzar akan menyembelih hewan untuk makhluk apabila hajatnya terpenuhi.

wallahu a‘lam.
Mufassir Arif
Tim HSI menjawab

 

 

Bertakarrub

Selasa, 31 Mei 2016

Dari: Muhammad Patjrianur

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz, semoga Allah azza wa jalla selalu menjaga ustadz, afwan mau bertanya ustadz, apa hukumnya bertakarrub dg kebaikan/amal soleh yg pernah kita lakukan utk melepaskan diri dari kesusahan ??
ana pernah dg hadits ttg 3 org yg terkurung di dalam gua dst.

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
memohon kepada Allah dengan menyebut amal kebaikan yang telah dilakukan itu dibolehkan.
dan hadits tentang kisah tiga orang yang terkurung di dalam gua tersebut shahih.

Wallahu a‘lam.
Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

berdoa kepada selain allah

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Inna Suwita

Pertanyaan:

bismillah.disebutkan bahwa beristighosah,istianah,istiadzah, dibolehkan kepada makhluk apabila salah satu syaratnya : makhluk tersebut bisa mendengar, berada di dekat kita. pertanyaan saya : dengan kemajuan teknologi terkadang kita menyampaikan permohonan melalui media sms atau WA, misalnya : ustaz mohon bantu doakan keluarga saya. jadi hanya bisa dibaca. apakah ini termasuk yg tidak dibolehkan? jazakumullah khayran atas waktu dan jawaban ustaz

Jawaban:

InsyaAllah Hal tersebut tidaklah mengapa.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

Halaqoh 10 – Nadzar

Selasa, 31 Mei 2016

Dari: Hamy Sevila

Pertanyaan:

Saya pernah membaca bahwa mengatakan “saya akan berpuasa kalau lulus ujian” dan sebagainya itu termasuk nadzar yang tidak diperbolehkan. Apakah itu benar?

Jawaban:

bernadzar dengan melakukan ibadah kepada Allah (seperti: puasa) itu dibolehkan.
wallahu a‘lam.

Mufassir Arif
Tim HSI menjawab.

 

 

muamalah dengan BPJS

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Abu Fathan Rahmat Dipuro

Pertanyaan:

assalamualaikum warohmatullohi wabarakatuh.. ustadz, saya buka usaha apotek, saya sebagai mediasi (penyedia obat antara pasien peserta dan BPJS). saya tidak bayar premi dan tidak juga membayar denda apapun. saya klaim atas semua resep masuk dari puskesmas dan dokter bpjs yang ngambil obat kw apotek saya. saya hanya klaim itu. ada resep saya minta ganti. ga ada resep saya tidak klaim. apakah muamalah saya dibenarkan dan diperbolehkan secara syariat? . karena saya anggap ini muamalah dagang. mohon pencerahannya jika saya salah. jazakalloh khair katsiron. wassalamualaikum warohmatullohi wabarakatuh

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

hak sesama muslum

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Ridwan Fataruddin

Pertanyaan:

Bismillah, assalamu‘alaikum, , bagaimana mengembalikan barang yg pernh diambil, dan ketika ingin mengembalikn org trsbt sudh tdk ada, dan keluarganya jg tdk dpt cari. Menggnti brng tersrbut dgn uang senilai haraga skrg atau hrga dahulu? dan diberikan kpd siapa yg lbh utama, mohon sebutkn urutan prioritasnya, apkh uang tersbt d sadaqahkn kpd ank yatim, apa keluarga kita sendiri yg ternyata ada yg membutuhkn, atau fakir miskin, nominalnya lumayan besar, jazaakallahu khoiron

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Ar-Ruqyah (jampi – jampi)

Jumat, 3 Juni 2016

Dari: Samara Dewi

Pertanyaan:

bismillah…
Assalamualaikum ustadz,
saya telah mendengar berkali2 dari materi audio halaqah ke 11 “ar-ruqyah, sebagai berikut
Bacaan ini (ar-ruqyah) diperbolehkan selama tidak ada kesyirikan. Dan Aukh bin Malik Radil ‘anhu, beliau berkata “Kami dahulu meruqyah dijaman jahiliyah, maka kami bertanya pada rasulullah, ya rasulullah apa pendapatmu tentang ruqyah?”

pertanyaan pertama saya,
Dari pernyataan diatas, saya ingin dikoreksi apakah sudah benar yg saya dengarkan dari pembahasan halaqah 11 ini? Baik penulisan nama ataupun lainnya.

pertanyaan kedua,
Mohon diberikan contoh ruqyah yg tidak mengandung kesyirikan dan ruqyah yg mengandung kesyirikan? Supaya bisa lebih memahami perbedaan tersebut.

Sukron jazakumullah ustadz
Wassalamualaikum

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
1. Hadits tersebut diriwayatkan oleh ‘Auf bin Malik.
2. Ruqyah yang tidak ada kesyirikan seperti ruqyah dari ayat-ayat Al
Qur‘an, dari doa-doa yang diajarkan Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam-, atau dengan doa yang difahami kebenaran maknanya.

Adapun ruqyah yang mengandung kesyirikan adalah bacaan-bacaan yang berisi permohonan kepada selain Allah, baik itu jin atau pun seorang wali.
atau jampi-jampi yang berisi bacaan-bacaan yang tidak difahami maknanya.
meski bacaan tersebut dicampur dengan ayat-ayat Al Qur‘an.

Wallahu A‘lam
Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

tawassul

Sabtu, 4 Juni 2016

Dari: Febry Lindrawati Situmorang

Pertanyaan:

assalammualaykum ustadz, ana mau bertanya di pembahasan kemarin ada menjelaskan kalau percaya suatu benda bisa menghantarkan doa trmasuk syirik kecil, sdgkn org yg bertawasul, juga prcaya bahwa kuburan/roh wali” allah yang sudah meninggal dapat menghantarkan doa, apakah tawassul juga termasuk syirik kecil ustadz? jazakumullah khoiron atas jawaban nya ustadz

Jawaban:

wa‘alaikumussalam…
iya, hal tersebut juga termasuk perbuatan syirik.

Wallahu A‘lam.
Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

ruqyah

Jumat, 3 Juni 2016

Dari: Dede Tarya

Pertanyaan:

Bismillaah..baarokalloohu fiikum afwan ustadz dalil bolehnya ruqyah dari auf bin malik rodhialloohu anhu.apakah selain abu dawud ada yg meriwayatkan hadits ini.karena setiap ana cari hadits ruqyah dari auf bin malik itu diriwayatkan oleh imam muslim.mohon penjelasannya?syukron

Jawaban:

hadits ‘Auf bin Malik itu diriwayatkan oleh Imam Muslim, dengan no. hadits: 2200.

wallahu A‘lam
Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

Hadist ttg Puasa sunnah nabi, ketika bertanya kepada istrinya dan dijawab tidak ada sesuatu untuk dimakan.

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Asep Trisnadi

Pertanyaan:

mohon penjelasan,Bagaimana rosulullah mendapat makanan untuk berbuka? kemudian, ada sebagian orang bertanya apa istri nabi tidak kelaparan, istri nabi dikasih nafkah/makanan apa? syukron

Jawaban:

Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Termasuk Syirik Memakai Jimat

Sabtu, 4 Juni 2016

Dari: Zulfa Hasanah

Pertanyaan:

Assalaamu ‘alaikum wa rohmatullaah ustadz,
Ana masih belum faham untuk menentukan ini syirik kecil atau besar dalam materi ini.
“1.kalo kita meyakini barang tersebut sebagai sebab atau perantara maka syirik kecil.
dan 2.kalo kita meyakini barang tersebut dengan sendirinya dapat memberikan manfaat dan mudhorot maka ini termasuk syirik besar.”

Mohon ustadz, kedua2nya diberikan contoh, ana bingung maksud nya bagaimana.

Jazaakumullaahu khoiroo

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam Warahmatullah..

Misalnya seseorang yang memakai jimat.
Apabila ia meyakini, bahwa jimat yang ia pakai merupakan sebab terlindunginya ia dari bahaya, maka ini syirik kecil.
karena ia telah menjadikan jimat tersebut sebab terlindunginya ia dari bahaya. Padahal Allah ta‘ala tidak pernah menjadikan hal tersebut diantara sebab yang menyelamatkan seseorang dari bahaya.

Sedangkan apabila ia meyakini bahwa jimat tersebut adalah sumber kebaikan yang mampu memberikannya kebaikan dan melindunginya dari marabahaya.
Maka ia terjatuh dalam syirik besar.
Karena hal tersebut merupakan hak Allah semata.

Wallahu A‘lam.
Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

Tentang sholat sunah fajar

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Yuswanto

Pertanyaan:

Assalamualaikum, afwan apakah pelaksanaan sholat sunah fajar di batasi waktu iqomah sholat subuh?, bagaimana untuk ibu2 yang sholat di rumah?, apakah terbatas dengan waktu iqomah sholat subuh? ataukah ketika sudah iqomah sholat subuh boleh melaksanakan sholat sunah fajar, syukron jazakalloh khoir….

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Azab bagi orang2 yg tidak menjalankan perintah Allah

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Mega Ayu Kusuma Dewi

Pertanyaan:

Assalamualaikum.. pak ustadz.. di surat brp n ayat brp, yg Allah akan mengulur wktnya bg orang2 yg kufur, (tdk mengerjakan) perintahNYA, sampai dtng azab bagi orang2 tsb.
Syukron..

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam.
diantaranya surat Ibrahim ayat 42.

 

 

tentang bernadzar

Rabu, 8 Juni 2016

Dari: Musriana

Pertanyaan:

bismillah….
ustadz mau tanya.Di saat kita bernadzar untuk Alloh ketika apa yg kita inginkan d kabulkan dan kita wajib melaksanakan dalam keimanan dan ketaqwaan. lalu bagaimana hukumnya jika kita tidak melakukan nadzar karna ap yg kita mintakan blom terkabulkan. mis: ketika ingin lulus ujian ternyata kita gagal. atau ingin keturunan ternyata tidak jua mendapatkan
sebelumnya syukron atas jawabanya ustadz…

Jawaban:

nadzar itu wajib dilaksanakan ketika hajat kita terpenuhi. dan tidak wajib bila belum terpenuhi.

akan tetapi, memperbanyak amal shalih itu lebih baik meski apa yang kita inginkan belum dikabulkan oleh Allah -subhanahu wata‘ala-.

Wallahu A‘lam
Mufassir Arif
Tim HSI Menjawab

 

 

bernadzar kepada ALLAH

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Helwa

Pertanyaan:

assalamualaikum ustad..

bernadzar pada ALLAH itu hukum nya wajib ya ustad, nah jika sesuatu saat nadzar tersebut belum terlaksana, supaya di gantikan dgn perihal lain apa boleh ustad ? misal bernadzar jika mendapatkan sesuatu akan berpuasa satu hari, nah misal mendapat kan sesuatu nya sudah terjadi dan blm sempat berpuasa lalu di gantikan dengan bersodakoh apa boleh ?

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
1. sebaiknya seseorang tidak banyak bernadzar dan senantiasa memperbanyak ibadah kepada Allah -subhanahu wata‘ala-.
2. Orang yang bernadzar untuk beribadah kepada Allah, maka ia wajib untuk melaksanakan nadzarnya tersebut.
Apabila ia tidak mampu, maka hendaknya ia membayar kaffarat nadzar, dengan menerdekakan budak, atau memberi makan atau memberi pakaian sepuluh orang misikin, atau berpuasa tiga hari.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab.

 

 

Kaidah Sebab

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Fahdnul Ashim

Pertanyaan:

Assalamu‘alaikum Ustadz, bisa tolong jelaskan kembali mengenai “kaidah sebab” pada materi tentang jimat. ana belum paham kapan ia jatuh ke syirik kecil, kapan ke syirik besar?

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam..
Apabila ia meyakini bahwa jimat tersebut merupakan sebab yang dapat mendatangkan manfaat atau melindungi dari keburukan, maka ini syirik kecil.

Dan apabila ia meyakini bahwa jimat tersebut sebagai sumber yang dengan sendirinya memberikan manfaat/melindungi dari keburukan, ini termasuk syirik besar.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

Devi Amalia

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Devi Amalia

Pertanyaan:

Assalamu‘alaykum warahmatullaahi wabarakaatuh..
Ustadz, izin bertanya.
sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :‘Janganlah kalian melarang istri-istri dan anak-anak kalian dari masjid Allah. Namun, hendaklah mereka keluar dalam keadaan berjilbab.’ Dan dalam riwayat lain disebutkan : ‘Dan rumah mereka adalah lebih baik bagi mereka.” (TafsirAl Qur’an Al Adzim tafsir surat Al Ahzab ayat 33)

lalu bagaimana jika seorang wanita sendiri di rumah, ketika memasuki waktu shalat, wanita hanya shalat sendiri (status belum menikah). sedangkan shalat jika dilaksanakan seara berjamaah (di masjid) akan mendapatkan pahala yang lebih besar (insyaAllah).

manakah yang lebih baik, Ustadz?
Apakah tetap shala sendiri di rumah atau shalat berjamaah di masjid?

mohon penjelasannya, Ustadz. Syukran, Barakallaahu Fiikum.. Jazaakallaahu khairan katsiran *smile

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

memakai make up saat masa iddah

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Wiwin Ratnasari

Pertanyaan:

assalamua‘laikum
ustadz mau tanya ibunya teman saya baru kehilangan suaminya. dia masih dalam masa iddah. waktu masa iddah kan ndg boleh pake‘ make up ya, tapi ibunya teman saya itu mau ke wisuda nya anaknya. apakah diperbolehkan memakai make up? trus kalau dalam masa iddah apakah boleh keluar rumah?

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Membayar fidyah kpd org tua renta yg tdk sholat

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Irwan Noor

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz, ada seorang anak , apakah wajib bagi nya membayarkan fidyah kpd org tua nya yg sdh renta yg tdk puasa namun di sisi lain org tua tsbt tdk mengerjakan sholat . Sdh sering di nasehati oleh sang anak tapi tetap enggan dgn alasan org tuanya terkena stroke jadi tdk sempurna sholat nya. Mohon jawaban nya ustadz

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

Ber-nadzar

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Litia Pratiningrum

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustad,

Ustad apakah diperbolehkan bernadzar apabila terlaksana akan memberikan sumbangan atau sedekah kepada anak yatim?

Jazakillah Khoir.

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam.
Boleh. meskipun memberikan sedekah tanpa nadzar itu lebih utama.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

Hukum Membaca Al Quran

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Atsari Nursabrina

Pertanyaan:

Assalamuaikum saya ingin bertanya mengenai hukum seorang wanita yg sedang haid membaca al quran, mohon kesiaannya untuk menjawab jazakillah

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Mohon maaf, saat ini kami hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi saja.
Terima Kasih.

 

 

taubat dari jimat

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Reno Sanjaya

Pertanyaan:

assalamualaikum ustad
gmna cara taubat dr jimat yg prnh d tanam dlm tanah
apakah Allah akan mengampuni dosa tsb?
syukron ustad

Jawaban:

Wa‘alaikumussalam…
Allah -subhanahu wata‘ala- Maha Pengampun, hendaknya kita bertaubat dengan taubat yang benar, dan meninggalkan segala bentuk kesyirikan.
Dan sebaiknya jimat tersebut dicari dan dihancurkan.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

 

nadzar

Rabu, 19 Oktober 2016

Dari: Maya Yustika Ningrum

Pertanyaan:

ustadz nazar kepada Allah apa hukumnya…tolong beserta dalilnya…

Jawaban:

Para ulama menjelaskan hukum nadzar itu makruh.
Dengan dalil, sabda Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam-: “Sesungguhnya ia tidak pernah membawa kebaikan dan sesungguhnya ia hanya dikeluarkan (bersumber) dari orang yang bakhil.”
Akan tetapi, apabila seseorang telah bernadzar kepada Allah untuk beribadah kepada-Nya, maka ia wajib untuk melaksanakan nadzarnya tersebut.
Wallahu A‘lam.

Mufassir Arif.
Tim HSI Menjawab

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here