Pertanyaan dari Ilham Arief Rahman Hakim:

Assalaamu‘alaikum ustadz, mau tanya tentang Malaikat Izrail bahwa tidak ada dari nabi penamaan Izrail. Dalam tafsir Ibnu Katsir As-Sajdah ayat 11, disebutkan nama Izrail berasal dari sebagian atsar. Mohon penjelasannya bagaimana sikap kita thd penamaan Izrail ini?

Jawaban:

Telah dijawab melalui radio streaming HSI pada tanggal 12-02-2017/15 Jumadil Awwal 1438

Berikut adalah transkrip jawaban dan link audio jawaban:

==============================

Pertanyaan dari  Arif Rahman Hakim:

Mau tanya tentang malaikat Izrail, bahwa, tidak ada dari Nabi penamaan izrail. Dalam tafsir  Ibnu Katsir As Sajdah ayat 11 disebutkan nama Izrail. Berasal dari sebagian Atsar. Mohon penjelasannya bagaimana sikap kita terhadap penamaan Izrail ini.

Sudah kita sampaikan ya, di dalam halaqah kita bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta’ala demikian pula Rasulullah Sholallahu alaihi wasallam menamakan malaikat yang mencabut nyawa dengan Malakul Maut, ia menyebutkan apa? Malakul Maut. Yaitu Malaikat Maut. Dan kita sebagai seorang muslim, beriman sesuai dengan apa yang datang kepada kita.

Allah Subhanahu wa ta’ala tidak menyebutkan namanya di dalam Al Quran, demikian pula Rasulullah sholallahu alaihi wasallam tidak menyebutkan nama dari malaikat maut tersebut dan hanya mengatakan “Malakul Maut”. Sebagaimana firman Allah:

قُل يَتَوَفّاكُم مَلَكُ المَوتِ الَّذي وُكِّلَ بِكُم  

Katakanlah: Akan mewafatkan kalian, Malaikat Maut yang telah ditugaskan kepada kalian… (As Sajdah: 11)

Ini menunjukkan bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta’ala, ya, menyebutkan, atau ketika menyebutkan tentang malaikat pencabbut nyawa yaitu dengan mengatakan Malaikul Maut. Jadi kita sebatas itu yang kita katakan. Tanpa kita memberi nama malaikat tersebut dengan nama tertentu seperti Izrail misalnya. Adapun yang disebutkan oleh Ibnu Katsir, ya, di dalam tafsirnya dan bahwasanya Izrail ini adalah berasal dari sebagian atsar, mungkin maksudnya adalah dari Israiliyat, maksudnya adalah dari Israiliyat, yaitu kabar-kabar dari bani Israil, ya.. kabar-kabar dari bani Israil.

Dan apa yang datang dari bani Israil berupa kabar-kabar, maka Nabi Sholallahu alaihi wasallam memberikan petunjuk, beliau mengatakan:

لا تصدقوا أهل الكتاب ولا تكذبوهم

 Janganlah kalian membenarkan ahlul kitab dan janganlah kalian mendustakan mereka.

Oleh karena itu sebagian ulama mengatakan, ketika kita mendapatkan, Israiliyat, ya kabar-kabar dari bani Israil yang tidak ada keterangannya di dalam agama kita bahwa dia adalah benar, atau dia adalah salah. Maka dalam keadaan demikian maka kita tidak membenarkan dan juga tidak mendustakan, tidak membenarkan dan juga tidak mendustakan. Apabila ada kabar dari Israiliyat, ya kabar-kabar bani Israil yang tidak ada di dalam agama kita penafi’an, pengingkaran dan juga tidak ada penetapan maka dalam keadaan demikian kita, sebagaimana sabda Nabi:

لا تصدقوا أهل الكتاب ولا تكذبوهم

 Janganlah kalian membenarkan ahlul kitab dan janganlah kalian mendustakan mereka.

Itu yang disampaikan oleh sebagian ulama, termasuk diantaranya tentang masalah penamaan Izrail ini. Ya, ada yang mengatakan kita tidak membenarkan dan juga tidak menafi’kan. Tapi yang jelas, ya di dalam Al Qur’an, Allah menyebutkan Malaikul maut, demikian pula dengan hadits yang shohih Rasulullah Sholallahu alaihi wasallam  juga menyebutkan Malaikul Maut. Wallahu ta’ala a’lam.

Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA, Halaqah Silisiyah Ilmiyah, HSI Abdullah Roy

 

==============================

Tim Transkrip HSI: Restu Ramadhan (ARN161-1709)

Silahkan downlod audio jawaban di tautan berikut:

https://goo.gl/aZzxeR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here