Pertanyaan dari Maszuki:

Assalaamu‘alaikum warohmatullah…
Ana ingin bertanya…
Tentang pembahasan shirot…
Sebelum pembahasan shirot, dibahas bahwa orang2 kafir akan langsung digiring ke neraka.
Maka tinggallah orang beriman dan munafiq..
yg pada akhirnya berpisahlah orang2 beriman dan orang2 munafiq..
Disini menunjukkan bahwa hanya orang2 berimanlah yg akan melewati shirot..
Yg menjadi pertanyaan..

1. Apakah orang2 beriman sudah diberitahukan kepadanya pada saat selesainya hisab,diberi kitab dan penimbangan di mizan, bahwa ia adalah penghuni syurga?

2. apakah selesai ditimbang, orang2 beriman akan meminum telaga alkautsar di padang masyar?

3. Dan ketika ia tahu ia adalah penghuni syurga, apakah ia tahu bahwa ia akan selamat melewati shirot?

Mohon jawabannya ustadz beserta dalil2 yg ada.
Baarokallahu fiikum

Telah dijawab melalui radio streaming HSI pada tanggal 07-05-2017M

Berikut adalah transkrip jawaban dan link audio jawaban:

==============================

Kemudian yang selanjutnya dari mas Zuki.

Tentang pembahasan Shiroth. Sebelum pembahasan Shiroth dibahas bahwa orang-orang kafir akan langsung digiring ke Neraka, maka tinggallah orang-orang yang beriman dan munafik. Dan pada akhirnya berpisahlah orang-orang beriman dan orang munafik. Di sini menunjukkan bahwasanya, orang-orang berimanlah yang akan melewati Shiroth.

Pertanyaan yang pertama: Apakah orang-orang beriman sudah diberitahukan kepadanya pada saat selesai hisab, diberi kitab dan penimbangan mizan bahwa ia adalah penghuni Surga?

Yang jelas apabila seseorang selamat ketika hisab, dan juga dia mendapatkan tangan sebelah kanan, dan ketika ditimbang, timbangan amal kebaikannya ditimbang lebih berat daripada amalan kejelekannya, maka itu adalah menunjukkan bahwasanya dia akan masuk ke dalam Surga. Tapi belum tentu langsung, belum tentu langsung masuk ke dalam Surga karena di sana ada sebagian penduduk Surga yang karena dosa yang dilakukan maka dia masuk neraka terlebih dahulu.

Yang kedua: Apakah selesai ditimbang, orang-orang beriman akan meminum telaga Al Kautsar di padang mahsyar.

Alaa kulli haal, telaga Rasulullah Sholallahu alaihi wasallam, ini pendapat yang lebih kuat adalah sebelum jembatan Shiroth. Apakah itu setelah ditimbang amalannya atau sebelum ditimbang amalannya, wallahu ta’ala a’lam, wallahu ta’ala a’lam.

Dan ketika ia tahu adalah penghuni Surga apakah ia tahu bahwa ia akan selamat melewati Shiroth? Belum tentu, ya belum tentu ia mengetahui bahwasanya dia akan selamat dari jembatan Shiroth. Dan sudah kita sebutkan bahwasanya yang mau melewati jembatan Shiroth semuanya adalah orang yang beriman dan mereka akan masuk kedalam Surga. Cuma mereka terbagi ada di antara mereka yang langsung, ada di antara mereka yang terlebih dahulu, di-adzab terlebih dahulu di dalam Neraka. Kalau ia tau sebagai penghuni Surga, Iya, dia tau kalau dia akan memasuki Surga karena dia adalah orang beriman. Dan sudah berlalu ketika dihisab di Mizan, ya, bahwasanya ia adalah termasuk orang yang beruntung, tetapi belum tentu ia selamat ketika melewati jembatan Shiroth. Wallahu ta’ala a’lam.

Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA, Halaqah Silisiyah Ilmiyah, HSI Abdullah Roy

==============================

Tim Transkrip HSI: Restu Ramadhan (ARN161-1709)

Silahkan downlod audio jawaban di tautan berikut:

https://goo.gl/YjIuvL

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here